Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 16.40 WIB

Evakuasi Ular Dominasi Penyelamatan Damkar Tangsel

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar)  Tangsel bersama masyarakat berhasil menangkap ular yang mengganggu lingkungan. (Istimewa) - Image

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel bersama masyarakat berhasil menangkap ular yang mengganggu lingkungan. (Istimewa)

JawaPos.com - Layani masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangsel telah melakukan 175 aksi penyelamatan sepanjang Januari hingga Juni 2025. Dari jumlah itu, evakuasi ular mendominasi dengan 56 kasus.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Ahmad Dohiri menyampaikan, ratusan penyelamatan itu tersebar di tujuh kecamatan. Tertinggi ada di Kecamatan Pondok Aren sebanyak 37 kasus, disusul Ciputat 36 kasus, dan Pamulang 33 kasus. Kemudian di Serpong tercatat 22 kasus, Serpong Utara ada 19 kasus, Ciputat Timur ada 17 kasus, serta Setu 11 kasus.

"Yang paling mendominasi masih evakuasi ular dan sarang tawon. Laporan bisa sampai enam dalam sehari," ungkap Adam sapaan akrab Ahmad Dohiri, kemarin (27/7).

Adam menerangkan, jumlah evakuasi ular saat ini sudah mencapai 56 kali. Kemudian sarang tawon atau lebah sebanyak 42 kasus, serta biawak tokek, dan buaya ada 23 kejadian.

"Evakuasi kucing dan musang ada 15 kasus," tuturnya. Damkar juga menangani penyelamatan tidak biasa, seperti melepas cincin yang sulit dilepas dan lainnya tercatat ada 24 kejadian.

Sisanya meliputi evakuasi korban kebakaran, kecelakaan lalu lintas, pohon tumbang, hingga monyet liar. Petugas mengutamakan penanganan berdasarkan tingkat bahaya.

Misalnya, jika ada laporan biawak dan tawon secara bersamaan, maka evakuasi biawak lebih dulu dilakukan. "Kalau ada ular, itu pasti jadi prioritas utama. Jadi tergantung objek mana yang paling membahayakan," lanjutnya.

Dalam operasional harian, satu regu terdiri dari lima personel. Regu tersebut biasanya dibagi dua untuk menangani beberapa titik sekaligus. Misalnya, dua orang cukup untuk evakuasi ular, tiga untuk biawak, dan evakuasi tawon bisa melibatkan seluruh tim karena biasanya berada di ketinggian.

Untuk menunjang mobilitas, Damkar Tangsel juga dilengkapi armada mobil dan motor rescue yang siap terjun kapan saja. Menariknya, sebagian besar laporan tidak masuk melalui layanan darurat nasional 112.

Warga Tangsel lebih memilih langsung menghubungi nomor darurat milik Damkar Tangsel, yakni 0811-9000-74. Langkah itu dinilai lebih efektif karena laporan bisa langsung ditangani tanpa harus melalui pusat kendali layanan 112.

"Nomor itu sudah kami sosialisasikan lewat stiker ke rumah-rumah. Sekitar 40 ribu stiker sudah kami sebar di berbagai wilayah," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore