
Pegawai KPK gadungan berinisial YS di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (26/7). (M. Fikri Setiawan/Antara)
JawaPos.com - Bagi pejabat atau pihak-pihak yang berurusan dengan proyek-proyek dengan nilai besar sangat rentan dengan dugaan tindakan korupsi. Celah-celah korupsi itu dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk menjadi aparat palsu alias pegawai KPK gadungan.
Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) baru meringkus beberapa orang pegawai KPK gadungan. Pegawai bodong itu mencoba memeras mantan Bupati Rote Leonard Haning. Keempat pegawai KPK gadungan itu berinisial AS, JFH, AA, dan FFF.
Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pasca KPK menyerahkan tiga orang berinisial AS, JFH, dan AA, pihaknya melakukan pengembangan. Lantas mendapat tersangka baru yakni berinisial FFF. ”Dan kami mengamankan satu orang lagi. Diamankan di Menteng. Dia bagian dari komplotan,” terang Condro pada Jumat (7/2).
Berdasar informasi yang diperoleh penyidik, FFF merupakan salah seorang ASN yang bertugas di Dinas Kehutanan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Atas perbuatannya, FFF kini menjadi salah satu tersangka.
”Jadi totalnya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tiga orang, yang ditangkap sebelumnya (dua dari tiga orang) sudah menjadi tersangka. Mereka inisialnya AA dan JFH,” kata Condro.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Muhammad Firdaus memastikan bahwa FFF berstatus ASN. Sementara AS yang ditangkap dan diserahkan oleh KPK kepada Polres Metro Jakpus tidak menjadi tersangka karena bukan bagian dari komplotan itu.
”Dia (AS) hanya mengantar saja orang-orang ini untuk bertemu seseorang. Dia nggak tahu orang itu maksudnya apa, karena memang hubungannya teman,” jelas Firdaus.
Sebelumnya, Polres Metro Jakpus memeriksa tiga orang yang diserahkan oleh KPK karena diduga memalsukan surat perintah penyidikan (sprindik) dan surat panggilan atas nama mantan Bupati Rote Leonard Haning. Mereka diserahkan oleh KPK kepada Polres Metro Jakpus pada Rabu malam (5/2).
”Diserahkan dari pegawai KPK kepada Polres Jakpus. Saat ini tiga orang diduga pelaku masih dalam pemeriksaan di Polres Metro Jakpus,” terang dia kepada awak media pada Kamis (6/2).

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
