JawaPos.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan draft pembelajaran selama pada Ramadan 2025 telah rampung disusun. Draf tersebut pun telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Agama (Kemenag).
Saat ini, draft tersebut tengah menunggu tanda tangan dari Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama. "Sekarang sudah dalam proses penandatanganan oleh tiga Menteri," ujarnya, Senin (20/1).
Ia berharap, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Agama Nasaruddin Umar dapat segera menandatangani surat keputusan itu. Sehingga, bisa segera disosialisasikan ke masyarakat.
"Kalau sudah tandatangan bertiga mudah-mudahan bisa segera kita umumkan kepada masyarakat," ucapnya.
Mu’ti pun membocorkan sedikit apa saja yang akan diatur dalam surat tersebut. Selain mengatur mengenai kegiatan peserta didik beragama Islam, Surat Edaran itu juga akan mengatur kegiatan apa saja yang akan dilakukan pelajar non muslim.
"Nanti ada klausul yang mengatur bagaimana para murid yang beragama selain beragama Islam. Jadi kegiatan apa yang mereka lakukan selama bulan Ramadan itu di dalam surat edaran bersama juga ada," ungkapnya.
"Bagaimana isinya ya tunggu sampai itu betul-betul terbit ya nanti sampai terbit," sambungnya.
Draf surat edaran tersebut melibatkan lima lembaga, yakni Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, dan Kantor Staf Kepresidenan.