Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Desember 2024 | 02.05 WIB

Kondisi Ibu Korban Penusukan Anak di Cilandak Mulai Membaik

Ilustrasi penusukan. (Freepik/EyeEm) - Image

Ilustrasi penusukan. (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Kondisi ibu berinisial AP, 40 yang menjadi korban penusukan oleh anaknya sendiri MAS, 14, yang masih di bawah umur di Cilandak berangsur membaik. Saat kejadian, sang ibu langsung dibawa ke RS Fatmawati lantaran terdapat beberapa tusukan di tubuhnya.

"Infonya sudah membaik, dirawat di RS Fatmawati," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung, Minggu (1/12/2024).

Ia menjelaskan, sang ibu mengalami luka tusuk pada sejumlah bagian tubuhnya. Yakni, pada bagian leher, lengan tangan, punggung dan pipi.

Gogo mengaku masih belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap ibu pelaku lantaran masih dalam perawatan.

"Kita juga belum bisa lihat karena belum bisa masuk. Enggak bisa diajak ngomong juga. Ya nanti (akan dimintai keterangan)," jelas Gogo.

Gogo juga mengungkapkan akan menerjunkan psikologi forensik untuk mendalami kepribadian pelaku berinisial MAS, 14, yang masih berstatus anak di bawah umur. 

Diketahui, peristiwa memilukan ini terjadi di Perumahan Taman Bona Indah, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, pada Sabtu (30/11/2024) sekitar pukul 01.00 WIB. 

Pelaku berinisial MAS,14, tega menusuk ayahnya, APW, 40, ibunya, AP, 40, dan neneknya, RM, 69, menggunakan pisau dapur. Akibatnya, sang ayah dan nenek meninggal dunia di tempat, sementara sang ibu mengalami luka berat dan kini masih dalam perawatan.

Gogo juga melanjutkan, psikologi forensik juga diterjunkan untuk mendalami motif pelaku. Di mana dalam keterangan awal, pelaku mengaku pelaku mengaku tidak bisa tidur dan mendapat bisikan-bisikan yang mengganggu. 

"Itu kan keterangan anak. Ini harus didampingi dengan psikologi forensik untuk anak," ucap Gogo. 

"Motif masih didalami. Orang bisa berasumsi mungkin ini tekanan, atau relasi enggak baik sama keluarga atau bagaimana. Cuman kalau secara resmi (hasil pemeriksaan pelaku) belum. Karena ini nanti akan dirilis bareng psikologi forensik," sambung Gogo.

Diberitakan sebelumnya, kepolisian telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (30/11/2024). Sejumlah barang bukti juga telah diamankan. Diantara-Nya, pisau yang diduga kuat dipakai untuk melakukan pembunuhan, seprai, baju berlumuran darah, dan lainnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore