Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 April 2022 | 20.00 WIB

Ketika Ibadah Salat Jumat Bertepatan dengan Jumat Agung

DIPERCANTIK: Masjid Istiqlal Jakarta pascarenovasi pada Rabu pekan lalu (22/7). Renvasi yang dilakukan antara lain mencakup penataan kawasan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, menchanical electrical plumbing, dan pekerjaan interior. (MIFTAHULHAYAT - Image

DIPERCANTIK: Masjid Istiqlal Jakarta pascarenovasi pada Rabu pekan lalu (22/7). Renvasi yang dilakukan antara lain mencakup penataan kawasan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, menchanical electrical plumbing, dan pekerjaan interior. (MIFTAHULHAYAT

JawaPos.com - Suara Azan panggilan waktu salat Jumat di Masjid Istiqlal menggema tepat di sebelah Gereja Katedral, yang bertepatan dengan ritual Jumat Agung, Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatnya di Golgota. Pemandangan ini sudah menjadi rutinitas tiap tahunnya yang membuktikan keberagaman agama yang saling berdampingan.

Kali ini, momentum peringatan Kenaikan Isa Al Masih atau paskah bagi umat Nasrani kembali terjadi ketika umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Dua peristiwa keagamaan yang terjadi berbarengan ini sangat istimewa lantaran jarang sekali terjadi.

Selain sebagai peristiwa sakral bagi masing-masing umat, momen ini juga dapat menjadi kesempatan untuk mempererat toleransi antar umat beragama. Hal itu dapat dilihat juga dari toleransi penyediaan parkir di rumah ibadah. Bagi umat agama Kristen dapat menempatkan kendaraannya di Masjid Istiqlal.

Humas Katedral, Susyana Suwadie mengatakan rangkaian Perayaan Pekan Suci Paskah 2022 digelar secara hybrid. Jemaat Katolik bisa mengikuti perayaan ibadah Jumat Agung dan Paskah secara virtual maupun secara langsung di gereja.

Gereja Katedral Jakarta. (Evi Ariska/Dok. JawaPos.com)

Gereja Katedral Jakarta. (Evi Ariska/Dok. JawaPos.com)

Ia berharap, upacara keagamaan dapat berjalan dengan lancar. Sebab, pihaknya melihat antusiasme dari umat, begitu banyak yang ingin sekali kembali ke gereja untuk beribadah. Sebab selama pandemi upacara peribadatan dilakukan secara virtual.

Tentunya, bagi yang ingin mengikuti upacara secara langsung di gereja harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Tahun ini, rangkaian Paskah dan Tri Hari Suci mengacu pada satu tema, yaitu semua semakin mengasihi, makin perduli dan bersaksi terhadap penghormatan martabat manusia.

“Semua juga bisa untuk ikut serta hadir di Misa offline, tentunya dengan syarat prokes yang begitu ketat dan juga jg menjaga kesehatan,” ujarnya di Gereja Katedral, Jumat (15/4).

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore