Redme bersama sejumlah komunitas fokus untuk pengelolaan sampah.
JawaPoa.com - Wadah kreativitas anak muda bernama Redme berkolaborasi dengan seniman dan komunitas untuk sama-sama bergerak melestarikan lingkungan. Salah satunya menggencarkan gerakan daur ulang sampah.
“Redme sering berkolaborasi dengan seniman, komunitas, dan lain-lain yang berdampak positif terhadap lingkungan,” kata Perwakilan Redme, Ramond Donny Adam saat ditemui di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (24/6).
Redme merupakan alat kreativitas yang terintegrasi dengan Media Pintar Perjuangan (MPP). MPP adalah aplikasi berbasis digital yang dijadikan sarana perjuangan. Aplikasi tersebut diinisiasi Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital M.Prananda Prabowo.
Donny mengatakan dalam puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK), hari ini Redme menggandeng sejumlah pihak untuk mewujudkan gerakan sosial mengelola dan mendaur ulang sampah.
Di antaranya start up Octopus, aplikasi layanan daur ulang sampah, komunitas Juang dari Jawa Tengah, dan Anak Muda Banteng Utara (I’m Ambara) sehingga sampah bisa kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Menurut Donny, pengelolaan sampah dapat menghasilkan ekonomi sirkular. Sebab, sampah dapat kembali memiliki nilai manfaat dan tidak ada sumber daya yang terbuang percuma.
“Kita lagi kolaborasi bersama Komunitas Juang dari Jateng. Kemudian I’m Ambara itu diinisiasi Ketua DPC PDIP Jakarta Utara, Mbak Ida. Itu kolaborasi bersama 3 ribu orang bekerja sama dengan start up digital Octopus,” jelas Donny.
“Dengan adanya startup digital Octopus ini kolaborasi nanti sampah tersebut sampah makanan maupun sampah plastik didaur ulang. Nah itu nanti akan jadi sirkulan ekonomi,” sambungnya.
Donny menyampaikan pihaknya bersama Komunitas Juang, I'm Ambara, dan Octopus juga akan mendaur ulang sampah-sampah yang tercecer pasca puncak peringatan Bulan Bung Karno di GBK.
Dia menyebut sampah-sampah akan dipilah terlebih dulu untuk memisahkan sampah plastik dan sampah sisa makanan.
“Diterapin di sini, di perayaan (Bulan Bung Karno) karena ada kemungkinan juga sampai 4 ton baru sampai plastik aja. Acara 100.000 pengunjung. Jadi ada pemilihan sampah plastik dan sampah makanan,” ujar Donny.
Donny juga menyampaikan pelestarian dan menjaga kebersihan lingkungan juga dalam rangka menjalankan amanat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
