
Ilustrasi salat subuh. (Photo by RDNE Stock project./pexels.)
JawaPos.com - Salat merupakan ibadah utama yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim di seluruh dunia. Allah Swt. telah menetapkan lima waktu salat yang wajib, salah satunya adalah salat subuh.
Menurut firman Allah Swt. dalam Surah Al-Isra ayat 78 yang dikutip dari laman nurulhayat.org,
"Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya salat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra: 78)
Ayat ini menegaskan betapa pentingnya salat subuh, karena menjadi ibadah yang disaksikan oleh para malaikat. Sayangnya, banyak orang yang masih lalai. Tidak sedikit yang lebih memilih melanjutkan tidur dibanding bangun untuk melaksanakan kewajiban ini.
Padahal, sebagaimana dijelaskan dalam artikel di rumahzakat.org, terdapat begitu banyak keutamaan yang bisa diperoleh dari salat subuh. Salah satunya adalah mendapatkan keberkahan langsung dari Allah Swt.
Lalu, apa saja keutamaan salat subuh? Berikut penjelasannya.
1. Mendapatkan Keutamaan Salat Sepanjang Malam
Rasulullah saw. bersabda:
"Barang siapa yang salat Isya berjemaah maka seolah-olah ia telah salat malam selama separuh malam. Dan barang siapa yang salat subuh berjemaah maka seolah-olah ia telah salat sepanjang malam." (HR. Muslim no. 656).
Ini menunjukkan betapa besar pahala salat subuh, bahkan sebanding dengan ibadah malam yang penuh keutamaan.
2. Berada dalam Jaminan Allah Swt
Setiap muslim yang menjaga salat subuh akan mendapat perlindungan langsung dari Allah Swt. Rasulullah saw. bersabda:
"Barang siapa yang menunaikan salat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah..." (HR. Muslim, At-Tirmizi, dan Ibnu Majah).
Keutamaan ini menjadi bukti bahwa salat subuh mampu menjaga seorang muslim dari marabahaya.
3. Satu di antara Penyebab Masuk Surga
Salat subuh termasuk dalam salat bardain yang dijanjikan Rasulullah saw. sebagai jalan menuju surga.
"Barang siapa yang mengerjakan salat bardain (subuh dan asar), maka dia akan masuk surga." (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635).
4. Mendapat Berkah dari Allah Swt
Orang yang membiasakan diri salat subuh, terutama secara berjemaah, akan mendapatkan keberkahan hidup dari Allah Swt. Waktu subuh adalah momen terbaik untuk memulai aktivitas dengan doa dan ibadah, sehingga hari terasa lebih berkah.
5. Dilapangkan Rezeki
Dalam riwayat Baihaqi disebutkan bahwa Nabi Muhammad saw. pernah menegur putrinya, Fathimah r.a., agar bangun saat waktu subuh. Beliau berkata:
"Hai Fathimah, bangun dan saksikanlah rezeki Rabb-Mu karena Allah membagi-bagikan rezeki para hamba antara salat subuh dan terbitnya matahari." (HR. Baihaqi).
Hal ini menegaskan bahwa waktu subuh adalah saat terbaik untuk mencari keberkahan rezeki.
6. Disaksikan oleh Para Malaikat
Salat subuh berjemaah memiliki keutamaan yang luar biasa karena disaksikan oleh malaikat malam dan siang yang bergantian menjaga manusia. Rasulullah saw. bersabda:
"Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu salat Subuh dan Asar..." (HR. Bukhari).

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
