
Ilustrasi kapal tanker di perairan Selat Hormuz. ( AP Photo/Kamran Jebreili).
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menjadikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat setelah Iran diklaim berhasil dikalahkan, ketika jalur pelayaran strategis itu justru nyaris lumpuh akibat meningkatnya ketegangan dan blokade terhadap Teheran.
"Tak lama lagi aku akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," kata Trump dilansir dari Iran International.
Pernyataan tersebut langsung dibantah Iran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap merupakan wilayah yang berada di bawah kendali Iran dan keputusan untuk membuka atau menutup jalur tersebut ada di tangan Teheran.
"Selat Hormuz telah menjadi milik Iran, adalah milik Iran, dan akan tetap menjadi milik Iran," tulis Gharibabadi di X.
Ia menambahkan, jalur strategis itu akan ditutup dan dibuka di bawah komando Iran.
Pernyataan Trump dan respons keras Iran muncul ketika aktivitas pelayaran di Selat Hormuz mengalami penurunan drastis.
Data Kpler menunjukkan hanya dua kapal yang melintasi Selat Hormuz pada Jumat. Tidak ada pengiriman minyak mentah yang terlihat melewati jalur tersebut pada hari yang sama.
Jumlah itu turun dibandingkan sembilan kapal pada Kamis dan lima kapal pada Rabu. Sebagai perbandingan, rata-rata sekitar 12 kapal melintasi Selat Hormuz setiap hari sepanjang Agustus.
Situasinya jauh berbeda sebelum perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada Februari. Saat itu, lebih dari 130 kapal tercatat melintasi selat tersebut setiap hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022