
Wali Kota Toyoake Masafumi Kouki saat menggelar konferensi pers di Kota Toyoake, Prefektur Aichi, pada 6 Juli 2026. (Kyodo)
JawaPos.com - Aturan yang mendorong warga membatasi penggunaan smartphone, konsol gim, dan perangkat digital lainnya hingga dua jam sehari mulai menunjukkan dampak di Kota Toyoake, Prefektur Aichi, Jepang.
Seperti dilansir Kyodo, Sabtu (15/8), sekitar 5 persen warga yang mengetahui aturan tersebut mengaku telah mengurangi waktu penggunaan perangkat digital.
Dalam survei mengenai dampak aturan yang diperkenalkan Toyoake pada Oktober tahun lalu, sebanyak 86 dari 1.670 responden yang mengetahui aturan tersebut, atau 5,1 persen, mengatakan durasi penggunaan mereka berkurang.
"Meski ini merupakan peraturan yang tidak mengikat, telah terjadi perubahan tertentu. Saya terkejut bahwa waktu penggunaan berkurang pada sekitar 5 persen responden," kata Wali Kota Toyoake Masafumi Kouki dalam konferensi pers mengenai hasil survei tersebut.
Ia mengatakan pemerintah kota perlu terus melakukan sosialisasi dalam jangka panjang.
Aturan tersebut merekomendasikan warga membatasi penggunaan smartphone, konsol gim, dan perangkat digital lainnya di luar keperluan pekerjaan dan sekolah hingga dua jam per hari.
Tidak ada sanksi bagi warga yang melanggar aturan tersebut. Kebijakan Toyoake diyakini menjadi peraturan pemerintah daerah pertama di Jepang yang secara khusus mengatur batas waktu penggunaan perangkat digital.
Kebijakan tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran di Jepang dan berbagai negara mengenai dampak penggunaan gadget secara berlebihan, terutama terhadap tidur, kesehatan, dan interaksi keluarga anak-anak.
Australia dan Indonesia termasuk negara yang telah melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan sejumlah platform media sosial utama. Inggris dan Denmark juga mengumumkan rencana menerapkan batasan usia serupa.
Survei Toyoake melibatkan warga berusia 16 hingga 80 tahun dan memungkinkan responden memberikan lebih dari satu jawaban.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
