
Ilustrasi: Aplikasi perpesanan instan, Telegram. (Istimewa)
JawaPos.com - Regulator keamanan daring Australia, menyatakan telah mengambil langkah hukum terhadap platform pesan Telegram. Hal ini dilakukan karena platform tersebut dinilai gagal mendeteksi dan segera menghapus video yang mempromosikan terorisme.
Dilansir dari Antara pada Kamis (30/7), kantor Komisioner eSafety menyatakan dalam sebuah keterangan bahwa Telegram gagal menghapus materi yang mempromosikan terorisme, termasuk video eksekusi oleh teroris, selama hingga tiga pekan setelah menerima laporan dari pengguna di Australia, serta tidak menghapus akun-akun yang bertanggung jawab atas penyebaran materi tersebut.
Regulator tersebut juga menuduh bahwa aplikasi pesan terenkripsi itu gagal menindak materi promosi terorisme yang tersebar luas, termasuk video penembakan di masjid Christchurch pada 2019 dan penembakan massal di Buffalo, New York, pada 2022.
Menurut kantor tersebut, materi-materi tersebut tetap ada di Telegram selama hampir tiga bulan sebelum akhirnya dihapus.
Telegram dapat dikenai sanksi perdata hingga sebesar 54,6 juta dolar Australia (sekitar Rp688,5 miliar) karena gagal mematuhi Undang-Undang Keamanan Daring Australia, ungkap regulator tersebut.
Media setempat melaporkan bahwa Telegram menepis tuduhan tersebut dan menyatakan akan melawan gugatan tersebut di pengadilan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022