
Kane Tanaka (kanan) yang pernah dinobatkan jadi orang tertua di dunia oleh Guinness World Records di Fukuoka, Jepang, 9 Maret 2019. Dia meninggal pada 19 April 2022 saat menginjak usia 119 tahun, 107 hari. (Kyodo/Reuters)
JawaPos.com – Usia harapan hidup masyarakat Jepang kembali meningkat pada 2025 seiring menurunnya angka kematian akibat beberapa jenis kanker dan penyakit jantung. Perempuan Jepang pun tetap menjadi kelompok dengan usia harapan hidup tertinggi di dunia selama 41 tahun berturut-turut.
Seperti dilansir Kyodo, Minggu (26/7), data Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang menunjukkan rata-rata usia harapan hidup perempuan naik 0,20 tahun menjadi 87,33 tahun. Sementara itu, usia harapan hidup laki-laki meningkat 0,25 tahun menjadi 81,35 tahun.
Meski mengalami kenaikan, peringkat laki-laki Jepang di tingkat global justru turun dari posisi keenam menjadi ketujuh. Penurunan peringkat itu terjadi karena negara lain mencatat peningkatan usia harapan hidup yang lebih tinggi.
Dalam daftar negara dengan usia harapan hidup perempuan tertinggi, Jepang berada di posisi pertama. Korea Selatan menempati peringkat kedua dengan rata-rata usia harapan hidup 86,60 tahun, disusul Spanyol di posisi ketiga dengan 86,53 tahun.
Untuk kategori laki-laki, Swedia berada di posisi pertama dengan usia harapan hidup rata-rata 82,52 tahun. Posisi berikutnya ditempati Swiss dengan 82,40 tahun dan Italia dengan 81,74 tahun.
Data pemerintah Jepang juga memuat proyeksi risiko kematian bagi bayi yang lahir pada 2025. Bayi perempuan diperkirakan memiliki risiko 39,70 persen meninggal akibat kanker, penyakit jantung, atau penyakit serebrovaskular sepanjang hidupnya.
Sementara itu, bayi laki-laki memiliki risiko sebesar 45,03 persen meninggal akibat tiga kelompok penyakit tersebut. Angka tersebut masing-masing turun 0,59 poin persentase untuk perempuan dan 0,38 poin persentase untuk laki-laki dibandingkan tahun sebelumnya.
Kementerian menjelaskan bahwa penurunan angka kematian akibat beberapa jenis kanker dan penyakit jantung menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan usia harapan hidup masyarakat Jepang. Perbaikan tersebut turut berkontribusi terhadap tren positif yang tercatat pada 2025.
Data yang dirilis merupakan abridged life table atau tabel harapan hidup ringkas yang disusun setiap tahun berdasarkan estimasi jumlah penduduk dan berbagai data statistik lainnya. Pemerintah Jepang juga menyusun complete life table setiap lima tahun sekali menggunakan hasil sensus penduduk nasional sebagai dasar perhitungan yang lebih rinci.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022