
Pangkalan militer Inggris di Timur Tengah. (Petros Karadjias / Associated Press)
JawaPos.com - Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru, Andy Burnham, dilaporkan menyetujui kelanjutan penggunaan pangkalan militer Inggris oleh Amerika Serikat (AS) untuk mendukung sejumlah operasi militer terhadap Iran.
Keputusan itu memastikan kebijakan yang diterapkan pemerintahan sebelumnya tetap berlanjut di tengah meluasnya kampanye militer Washington di kawasan Timur Tengah.
Melansir i24News, persetujuan tersebut membuat dua fasilitas militer strategis Inggris, yakni pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia dan RAF Fairford di Inggris, diperkirakan tetap digunakan AS dalam operasi yang oleh pemerintah Inggris disebut sebagai misi pertahanan.
Burnham yang baru resmi menjabat sebagai perdana menteri pada pekan ini menerima pengarahan mengenai kebijakan tersebut setelah mengambil alih pemerintahan. Setelah meninjau hasil pembahasan para pejabat senior, ia memutuskan untuk mendukung kelanjutan izin penggunaan pangkalan militer Inggris oleh AS.
Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari rapat para menteri senior dan pejabat keamanan yang digelar sebelum Burnham resmi menjabat. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah Inggris menyepakati bahwa Amerika Serikat masih dapat menggunakan Diego Garcia dan RAF Fairford untuk operasi yang dikategorikan sebagai tindakan defensif.
Pemerintah AS sendiri konsisten mengklaim kalau operasi militernya ditujukan untuk menghadapi ancaman rudal Iran sekaligus melindungi jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia.
Meski demikian, keputusan Burnham diperkirakan akan memicu perdebatan politik di dalam negeri. Sejumlah pihak, terutama kelompok oposisi dari kubu kiri, menilai pemberian izin penggunaan pangkalan militer Inggris berpotensi menyeret London semakin dalam ke konflik antara AS dan Iran.
Di sisi lain, pemerintah Inggris berupaya menjaga keseimbangan antara komitmennya sebagai sekutu utama Amerika Serikat dengan tekanan politik domestik serta pertimbangan hukum terkait semakin meluasnya konflik di kawasan.
Tak lama setelah resmi menjabat, Burnham juga berbicara melalui sambungan telepon dengan Presiden AS Donald Trump. Dalam pembicaraan tersebut, Burnham kembali menegaskan komitmen Inggris untuk menjaga keamanan maritim di Selat Hormuz.
Trump kemudian menggambarkan percakapan itu berlangsung positif. Menurutnya, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, mulai dari hubungan perdagangan, kerja sama pertahanan, hingga situasi keamanan regional di Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022