Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 19.43 WIB

Ratusan Ular Kobra Lepas saat Banjir Terjang Tiongkok, Warga Digigit hingga Dilaporkan Tewas

Ilustrasi banjir melanda Tiongkok. (AP News). - Image

Ilustrasi banjir melanda Tiongkok. (AP News).

JawaPos.com - Ratusan ular, termasuk ular kobra berbisa dilaporkan lepas dari sejumlah peternakan setelah banjir besar menerjang Kota Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok selatan. Insiden ini memicu kepanikan karena sejumlah warga menjadi korban gigitan ular, bahkan seorang korban dilaporkan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir besar di berbagai wilayah Guangxi. Luapan air merusak peternakan ular sehingga ratusan reptil itu menyebar ke permukiman warga.

Media pemerintah Tiongkok melaporkan, ular yang lepas terdiri atas beberapa spesies, seperti ular air, king ratsnake, dan kobra yang memiliki bisa mematikan.

Sebuah video yang memperlihatkan warga menangkap ular menggunakan jaring, sementara seekor kobra tampak mengangkat kepalanya di tengah arus banjir berlumpur, viral di media sosial Tiongkok dan menjadi perhatian publik.

Sementara itu, melansir Guardian, korban gigitan ular mulai bermunculan setelah banjir mulai surut. Seorang warga yang dirawat di rumah sakit mengaku digigit seekor kobra saat membersihkan lantai dasar rumahnya sekitar pukul 13.00 waktu setempat pada Selasa.

"Ratusan ular kabur sekaligus. Saya sendiri melihat lima atau enam ekor," kata korban kepada Beijing News.

Seorang dokter yang menangani pasien gigitan ular mengatakan rumah sakit telah menerima beberapa warga yang menjadi korban sejak topan melanda wilayah tersebut.

Secara terpisah, Beijing News melaporkan seorang korban gigitan ular meninggal dunia dengan mengutip konfirmasi dari rumah sakit setempat dan sejumlah saksi. Namun, hingga kini pihak rumah sakit belum memberikan pernyataan resmi mengenai laporan tersebut.

Insiden lepasnya ratusan ular terjadi di tengah bencana banjir yang melanda Guangxi. Dua waduk dilaporkan meluap dan jebol pada Senin sehingga sejumlah desa di beberapa kota dikepung banjir.

Sedikitnya enam orang meninggal dunia, lebih dari 50.000 warga dievakuasi, sementara enam orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore