
Mojtaba Hosseini Khamenei resmi terpilih jadi pemimpin tertinggi Iran mengganti peran sang ayah Ayatollah Ali Khamenei. (NDTV).
JawaPos.com - Ayatollah Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi baru Iran, menegaskan bahwa pembalasan atas tewasnya ayahnya sekaligus mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, merupakan 'kehendak bangsa' yang harus segera dilaksanakan.
Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat setelah Presiden Donald Trump memperingatkan akan melancarkan serangan besar jika Iran mencoba membunuhnya.
Pesan tersebut dipublikasikan melalui akun Telegram resmi Mojtaba Khamenei pada Sabtu (11/7), bertepatan dengan rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang digelar beberapa bulan setelah ia tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.
Dalam pernyataannya, Mojtaba menegaskan Iran tidak akan melupakan kematian ayahnya maupun para korban lain dalam konflik tersebut.
"Kami bersumpah akan membalas darah pemimpin yang gugur dan seluruh syuhada dalam dua perang ini dari para pembunuh kriminal yang tercela," tulis Mojtaba Khamenei.
Ia menambahkan bahwa aksi balas dendam bukan sekadar keinginannya secara pribadi, melainkan tuntutan seluruh rakyat Iran.
"Pembalasan ini adalah kehendak bangsa kami dan pasti akan terlaksana. Para penjahat itu, yang kami miliki daftar lengkapnya dari atas hingga bawah, akan membawa ke liang kubur keinginan mereka untuk meninggal dengan damai di tempat tidur."
Mojtaba juga menegaskan bahwa rencana tersebut akan tetap berjalan, terlepas dari siapa yang memimpin pemerintahan Iran.
"Hal ini tidak bergantung pada keberadaan saya ataupun pejabat lainnya. Entah kami ada atau tidak, hal itu akan terjadi. Dalam waktu dekat, individu-individu yang memperjuangkan kebebasan di seluruh dunia akan menjalankan bagian mereka dari misi ilahi ini," lanjut pernyataan tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
