
Ilustrasi pejuang Hizbullah di Lebanon selatan. (Modern Diplomacy).
JawaPos.com - Mahmoud Qamati, anggota pimpinan politik kelompok Syiah mengatakan, gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata. Hal ini akan dilakukan jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
"Kami telah memberi tahu semua pihak terkait bahwa kami telah membatalkan formula pertukaran antara wilayah pinggiran selatan Beirut dengan permukiman utara [Israel]," kata Qamati kepada stasiun penyiaran Al-Araby yang berbasis di Qatar, dilansir dari Antara, Rabu (3/6).
Qamaty melanjutkan bahwa pihaknya telah menyepakati gencatan senjata yang nyata serta komprehensif, dan siap berkomitmen terhadap hal itu.
Dia juga menyatakan Hizbullah menolak "garis kuning" di Lebanon selatan demi membebaskan seluruh wilayahnya. Ia pun bersumpah menyerang target lebih dalam di Israel jika musuh terus melanjutkan agresi dan membombardir pinggiran Beirut.
Pada Senin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan terhadap target Hizbullah di pinggiran kota Beirut, yang disebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata Washington dan Teheran oleh Kementerian Luar Negeri Iran.
Di hari yang sama, setelah pembicaraan dengan Netanyahu dan para pejabat Hizbullah, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gerakan Lebanon dan Israel telah menyetujui gencatan senjata. Namun, tentara Israel terus melakukan serangan di kota-kota di Lebanon selatan sehari setelahnya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
