
Personel United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) melintas di dekat pos militer Lebanon di Naqoura, Lebanon selatan, 27 Maret (Al Jazeera)
JawaPos.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang membahas rencana investigasi forensik menyusul gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), dikutip dari ANTARA.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephan Dujarric, menanggapi pernyataan wartawan dalam konferensi pers pada Rabu (1/4), sebagaimana dikutip dari laman resmi PBB, Kamis.
“Harapan Sekretaris Jenderal adalah agar hal ini dapat dilakukan secepat mungkin, dengan tetap mengutamakan keselamatan semaksimal mungkin. Kita sedang berbicara tentang melakukan investigasi forensik di tengah zona konflik,” kata Dujarric.
Mengingat lokasi kejadian berada di zona konflik, juru bicara itu menyampaikan bahwa UNIFIL memerlukan koordinasi khusus atau dekonflik agar tim penyelidik dapat mengakses area tersebut tanpa menghadapi risiko tambahan.
“Kami tidak ingin melihat situasi di mana mereka yang sedang menyelidiki suatu serangan atau insiden justru membahayakan diri mereka sendiri dalam proses investigasi tersebut,” ucap Dujarric.
Ia menegaskan bahwa Kepala Operasi Perdamaian PBB, Jean-Pierre Lacroix,berkomitmen untuk mempercepat proses investigasi guna mengungkap fakta-fakta yang terjadi. Langkah tersebut dinilai penting di tengah berbagai spekulasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Baca Juga:Update Kebakaran SPBE Mustikajaya: 15 Orang Terluka, Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
“Saya pikir Bapak Lacroix bertekad untuk menyelesaikan hal ini secepat mungkin, karena kita telah melihat banyak pihak memberikan komentar tentang siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang tidak. Oleh karena itu, kita perlu menetapkan fakta-faktanya agar kita dapat menyampaikannya dengan jelas,” sambungnya.
Seorang anggota pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).
Praka Farizal Rhomadhon dipastikan gugur dalam peristiwa tersebut, sementara tiga personel lain, atas nama Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan, terluka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
