
Kereta uji Govia Thameslink Railway (GTR) yang digunakan dalam pengujian sistem navigasi kuantum RQINS di jaringan rel Inggris. Foto: (Interesting Engineering)
JawaPos.com — Inggris mencatat tonggak baru dalam pengembangan teknologi transportasi setelah menjadi negara pertama yang menguji sistem navigasi kuantum pada kereta jalur utama. Pengujian ini dilakukan pada layanan Great Northern sebagai bagian dari upaya mengembangkan sistem navigasi yang diproyeksikan dapat mengurangi ketergantungan pada Global Positioning System (GPS).
Pengujian yang berlangsung pada 3 Maret 2026 tersebut memanfaatkan Railway Quantum Inertial Navigation System (RQINS), yakni teknologi berbasis sensor kuantum yang mampu menentukan posisi kereta secara presisi tanpa bergantung pada sinyal satelit. Sistem ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan GPS, khususnya di terowongan dan kawasan perkotaan padat.
Melansir Interesting Engineering, Senin (30/3/2026), proyek ini dipimpin oleh Great British Railways (GBR). Menteri Negara Transportasi Inggris, Lord Peter Hendy, menegaskan, “Selama lebih dari dua abad, perkeretaapian Inggris telah melahirkan teknologi yang membentuk dunia modern. Pengembangan navigasi inersial kuantum melanjutkan warisan tersebut.”
Berbeda dari GPS konvensional, sistem ini tidak bergantung pada sinyal eksternal. Sensor kuantum ultra-sensitif yang digunakan mampu mendeteksi perubahan kecil dalam gerakan dan rotasi, sehingga posisi kereta dapat dilacak secara kontinu. Network Rail menyatakan bahwa pendekatan ini memungkinkan sistem tetap berfungsi optimal bahkan ketika sinyal satelit tidak tersedia.
Selain meningkatkan akurasi, teknologi ini juga menawarkan efisiensi biaya jangka panjang. Selama ini, sistem pelacakan berbasis infrastruktur rel membutuhkan investasi besar dan rentan terhadap gangguan lingkungan maupun kerusakan perangkat. Dengan sistem baru ini, kebutuhan tersebut dapat dikurangi secara signifikan.
Perangkat RQINS dipasang pada kereta yang dioperasikan Govia Thameslink Railway (GTR), sambil mengumpulkan data operasional nyata. Data tersebut digunakan untuk mengevaluasi performa sistem dalam kondisi jaringan rel nasional yang kompleks, termasuk variasi kecepatan dan kondisi lintasan.
Lebih lanjut, Hendy menekankan dampak langsung terhadap operasional. “Dengan kemampuan baru ini, kami mencegah kegagalan peralatan, membantu meningkatkan keandalan perkeretaapian, dan memastikan penumpang tetap bergerak,” ujarnya. Dia juga menyebut teknologi ini berpotensi menjadi solusi yang lebih murah, lebih andal, dan lebih tangguh.
Pengembangan teknologi ini melibatkan konsorsium luas yang dipimpin MoniRail, dengan partisipasi institusi seperti Imperial College London, University of Sussex, National Physical Laboratory, serta perusahaan teknologi QinetiQ. Dukungan juga datang dari Innovate UK dan Department for Science, Innovation and Technology.
Dalam konteks implementasi di lapangan, Direktur pelaksana GBRX, Toufic Machnouk, menekankan pentingnya pengujian langsung di jaringan operasional. “Menguji teknologi baru dalam kompleksitas jaringan rel aktif adalah kunci untuk mengubah inovasi frontier menjadi kemampuan operasional nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia menambahkan, “Perkeretaapian, sebagai salah satu sistem operasional paling kompleks di negara ini, menyediakan platform kuat untuk mengembangkan dan menskalakan kemampuan ini.” Pada akhirnya, Machnouk menegaskan bahwa pengujian ini merupakan “langkah awal yang penting” dalam perjalanan menuju implementasi luas teknologi navigasi kuantum di masa depan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
