
PADAT: Sebagian besar jamaah haji meninggalkan Mina kemarin. Mereka kembali ke hotel-hotel di sekitar kawasan Masjidilharam. Kawasan Makkah pun kembali padat.
JawaPos.com - Indonesia merespons peningkatan dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kebijakan penutupan ruang udara oleh sejumlah negara di sekitar Arab Saudi. Beberapa negara yang menghentikan sementara operasional penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan, meliputi Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Syria.
Sebaliknya, Arab Saudi bersama Oman, Yordania, dan Lebanon masih menjalankan operasional penerbangan secara terbatas dengan menerapkan status siaga, menyesuaikan perkembangan situasi keamanan di kawasan.
Sementara untuk Indoneisa, Pemerintah menegaskan kondisi di wilayah Arab Saudi hingga kini tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa dengan penerapan peningkatan kewaspadaan sesuai prosedur keamanan yang berlaku.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan keterlambatan maupun pembatalan penerbangan yang berpotensi membuat jemaah umrah tertahan di bandara, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah segera melakukan berbagai upaya mitigasi.
Baca Juga:Konflik Timur Tengah Memanas, 7 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Batal Terbang, Ini Daftarnya
Staf Teknis Urusan Haji KUH Jeddah, Muhammad Ilham Effendy mengatakan, langkah antisipatif telah dipersiapkan secara menyeluruh.
“KUH telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara, yakni Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji. Langkah ini untuk memastikan pendampingan dan koordinasi berjalan optimal bagi jemaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan,” ujar Muhammad Ilham Effendy di Jeddah, Sabtu (28/2).
KUH Jeddah juga menjalin komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan, biro travel penyelenggara, serta syarikah atau mitra perjalanan di Arab Saudi guna mencari solusi terbaik bagi jemaah yang mengalami penundaan kepulangan akibat pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan.
Di sisi lain, KBRI Riyadh mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan dalam menyikapi perkembangan situasi keamanan kawasan. WNI juga diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat maupun perwakilan Republik Indonesia.
Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di Arab Saudi terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan jemaah umrah Indonesia tetap terjamin.
Masyarakat pun diharapkan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya dan senantiasa merujuk pada sumber resmi pemerintah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022