
Eskalasi saling serang antara Iran dan Israel meningkatkan kekhawatiran pecahnya perang besar di Timur Tengah. (Reuters)
JawaPos.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi menyusul meningkatnya dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dampak eskalasi konflik yang melibatkan Republik Islam Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam surat imbauan yang ditujukan kepada seluruh WNI, KBRI Riyadh meminta masyarakat Indonesia tetap tenang dan tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar domisili masing-masing.
WNI juga diimbau untuk hanya memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya, serta mematuhi arahan dari otoritas Pemerintah Arab Saudi maupun KBRI Riyadh.
KBRI menekankan pentingnya lapor diri melalui laman resmi Kementerian Luar Negeri. WNI yang belum terdaftar diminta segera mendaftarkan diri melalui portal Peduli WNI guna memudahkan pendataan dan koordinasi jika terjadi situasi darurat.
Selain itu, WNI dianjurkan bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban Indonesia di wilayah masing-masing agar informasi penting dari KBRI dapat tersampaikan secara cepat dan efektif.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, WNI diminta memastikan dokumen penting seperti paspor, iqama, serta identitas lainnya tersimpan dengan aman dalam bentuk fisik maupun digital.
KBRI Riyadh juga mengimbau agar WNI menunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi keamanan. Bagi yang telah memiliki jadwal penerbangan, diminta segera menghubungi maskapai untuk memperoleh informasi terkini terkait status dan jadwal penerbangan.
Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990. Perwakilan RI disebut terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.
"KBRI memastikan akan menyampaikan pembaruan informasi apabila terdapat perkembangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari WNI di Arab Saudi," jelas KBRI Riyadh melalui keterangannya.
Imbauan ini menjadi bagian dari langkah perlindungan WNI di luar negeri di tengah ketegangan geopolitik yang masih berkembang. Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatiknya menegaskan komitmen untuk menjaga keselamatan dan keamanan warga negara di kawasan terdampak.
