
Diaspora Indonesia di Australia ikut turun ke jalan pada Selasa (2/9). menyuarakan 17+8 tuntutan rakyat. (Istimewa)
JawaPos.com - Warga Negara Indonesia (WNI) di Melbourne, Australia, turun ke jalan menggelar aksi solidaritas untuk mendukung gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat yang tengah menggema di berbagai kota di Indonesia.
Aksi ini berlangsung di Federation Square pada Selasa (2/9) dan diwarnai dengan orasi, pembacaan puisi, hingga pengibaran poster sebagai bentuk dukungan terhadap gelombang protes di tanah air.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari aksi global diaspora Indonesia yang menyerukan perubahan politik, sosial, dan ekonomi secara menyeluruh.
Melalui demonstrasi damai dan kampanye di media sosial, para peserta menegaskan bahwa suara rakyat Indonesia di tanah air harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Soraya Sri Anggarawati, mahasiswa pascasarjana Marketing Communication di University of Melbourne, menyebut keresahan diaspora tak berbeda dengan apa yang dirasakan masyarakat di Indonesia.
“Karena kami tinggal di luar negeri, justru rasa nasionalisme kami makin kuat. Menyuarakan kegelisahan terhadap rezim pemerintah saat ini menjadi kewajiban kami,” ujarnya kepada JawaPos.com.
Soraya menambahkan, aksi ini diikuti lebih dari 200 orang yang terdiri dari mahasiswa, pekerja, hingga warga Indonesia berstatus permanent resident di Australia. Bahkan sejumlah warga asing juga ikut berpartisipasi.
Dukungan tak hanya datang dari komunitas diaspora, tetapi juga dari warga setempat.
“Saat saya sedang membuat poster, manajer toko Big W malah membantu dengan menyumbangkan kardus bekas. Mereka tahu kondisi di Indonesia dan ikut prihatin,” tuturnya.
Menurut Soraya, aksi ini diinisiasi oleh kelompok Melbourne Bergerak. Para peserta mendesak pemerintah Indonesia untuk memenuhi 17+8 tuntutan rakyat, termasuk penegakan keadilan dan penyelesaian hukum atas jatuhnya korban jiwa dalam demonstrasi di tanah air.
Hingga kini, kata Soraya, belum ada tanggapan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia terkait aksi tersebut.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
