
Jet tempur latih berjenis F-7 BGI jatuh dan menimpa kompleks sekolah di Bangladesh pada Senin (21/7) waktu setempat. (Shadman Samee/Wikimedia).
JawaPos.com - Sedikitnya 27 orang tewas dan lebih dari 170 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah jet tempur latihan milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh menimpa kawasan sekolah dan kampus di ibu kota Dhaka, Senin (21/7) siang waktu setempat.
Kecelakaan tragis ini memicu kepanikan massal dan menyisakan luka mendalam bagi masyarakat. Pesawat jenis F-7 BGI itu lepas landas pukul 13.06 waktu setempat dan hanya berselang 12 menit kemudian, menghunjam ke wilayah Diabari di utara Dhaka.
Menurut keterangan Direktorat Hubungan Masyarakat Antar-Lembaga (ISPR), pesawat mengalami kerusakan teknis sebelum jatuh dan langsung terbakar hebat saat menghantam bangunan dua lantai di area sekolah.
Pilot pesawat diidentifikasi sebagai Letnan Penerbang Md Toukir Islam. Dalam pernyataan militer Bangladesh, disebutkan bahwa sang pilot 'berusaha semaksimal mungkin mengalihkan pesawat dari kawasan padat penduduk ke lokasi yang lebih sepi'.
Namun nahas, pesawat justru jatuh di dalam kompleks sekolah, tepatnya di dekat gerbang saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.
Korban tewas sebagian besar merupakan pelajar muda yang berada di dalam kelas saat pesawat menghantam bangunan. Sementara itu, puluhan korban luka dengan luka bakar serius masih dalam kondisi kritis di berbagai rumah sakit.
Kementerian Kesehatan Bangladesh melaporkan bahwa para korban telah dirawat di tujuh rumah sakit berbeda di seluruh Dhaka.
“Kami menerima seorang siswa kelas tiga dalam kondisi sudah meninggal. Tiga lainnya berusia 12, 14, dan 40 tahun sedang kami rawat,” ujar Bidhan Sarker, kepala unit luka bakar Rumah Sakit Dhaka Medical College mengutip via Independent.
Kepanikan juga terlihat dari video amatir yang diunggah ke media sosial. Asap tebal membumbung dari lokasi kejadian, sementara ratusan siswa berlarian ke ruang terbuka dengan wajah panik.
Tak lama, kerumunan warga memadati atap-atap gedung di sekitar sekolah untuk menyaksikan proses evakuasi dan penyelamatan.
Muhammad Yunus, Kepala Pemerintahan Sementara Bangladesh, menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Ini adalah momen duka yang sangat mendalam bagi bangsa. Saya mendoakan pemulihan cepat bagi para korban dan memerintahkan seluruh otoritas, termasuk rumah sakit, untuk menangani situasi ini dengan perhatian penuh,” ujarnya melalui unggahan di platform X (dulu Twitter).
Ia juga memastikan bahwa penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Pemerintah Bangladesh telah menetapkan hari berkabung nasional pada Selasa. Sementara itu, para orang tua dan keluarga korban tampak panik mendatangi lokasi kecelakaan.
Di rumah sakit setempat, sejumlah kerabat membawa papan bertuliskan nama-nama anggota keluarga yang belum ditemukan, sementara yang lain meminta bantuan darah dari warga.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
