Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 September 2023 | 01.18 WIB

WHO: Varian Baru Covid-19 Tidak Mengubah Tingkat Keparahan

Dokter memegang botol ampul kaca yang mengandung sel molekul virus corona. ANTARA/Shutterstock/aa. - Image

Dokter memegang botol ampul kaca yang mengandung sel molekul virus corona. ANTARA/Shutterstock/aa.

JawaPos.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan varian-varian baru yang muncul tidak mengubah tingkat keparahan penyakit yang disebabkan virus tersebut, dikutip dari ANTARA.

"Kami belum mendeteksi adanya perubahan soal keparahan," kata pemimpin teknis WHO, Maria Van Kerkhove, saat menjawab pertanyaan Anadolu pada konferensi pers di Jenewa.


Kerkhove menyebutkan bahwa vaksin-vaksin Covid-19 yang saat ini ada masih "aman dan efektif" untuk mencegah penyakit-penyakit dan kematian akibat virus yang parah.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang juga berbicara pada acara jumpa pers tersebut, menyoroti perkembangan yang mengkhawatirkan terkait Covid-19 saat musim dingin sedang menghampiri bumi bagian utara.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo di Kompleks Widya Chandra

Tedros mengatakan bahwa baik jumlah pasien rumah-rumah sakit maupun unit gawat darurat sudah meningkat dalam 28 hari belakangan ini, terutama di kawasan Amerika dan Eropa.

Sementara itu, katanya mengingatkan, tingkat vaksinasi di kalangan kelompok-kelompok yang paling rentan masih "teramat rendah."

Baca Juga: Kalah dengan Hanya Selisih 13 Poin Lawan Jepang, Pelatih Apresiasi Perjuangan Timnas Basket

Ia menambahkan bahwa dua pertiga penduduk dunia sudah mendapatkan dosis utama vaksin secara komplet namun hanya sepertiganya yang sudah disuntik dosis tambahan alias booster.

"Covid-19 mungkin sudah tidak lagi merupakan krisis akut seperti dua tahun lalu, tapi itu tidak berarti kita boleh menjadi abai," kata Tedros.

Baca Juga: Kunci Motivasi Tambahan PSS Sleman Jelang Menghadapi Arema FC di Bali

Ia mengingatkan bahwa negara-negara sudah berinvestasi secara besar-besaran membangun sistem penanganan Covid-19.

"Kami mendesak negara-negara untuk mempertahankan sistem tersebut, untuk memastikan bahwa masyarakat bisa dilindungi, menjalani tes, serta mendapat perawatan untuk Covid dan penyakit-penyakit menular lainnya," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore