
Photo
JawaPos.com - Serangan rudal Amerika Serikat tanpa awak menewaskan Ayman al-Zawahiri, di Kabul. Zawahiri merupakan pimpinan jaringan organisasi al-Qaeda dan penerus Osama bin Laden yang tewas 11 tahun lalu di tangan pasukan AS. Siapa sebetulnya Zawahiri?
AS menyebut Zawahiri sebagai seorang pemimpin teroris kelahiran Mesir. Ia mengambil alih sebagai kepala al-Qaeda setelah kematian Osama bin Laden.
Orang Amerika mengenalnya sebagai pemimpin Nomor 2 al-Qaeda, wakil Osama bin Laden yang berkacamata dan berjanggut lebat. Zawahiri, 71, tewas dalam serangan pesawat tak berawak CIA di Kabul akhir pekan ini, Sabtu.
Dalam pidatonya, dilansir dari Washington Post, Selasa (2/8), Presiden Biden mengonfirmasi kematian itu dan menyebut serangan itu sebagai serangan presisi yang tidak menyebabkan korban sipil. Zawahiri telah memimpin kelompok militannya sendiri.
Ketika dia secara resmi menggabungkan kelompoknya dengan al-Qaeda pada 1990-an, dia membawa taktik tersebut serta visi yang diperluas untuk menyerang Barat.
Dalam serangan 11 September, dia disebut membantu merencanakan serangan 11 September 2001 di World Trade Center dan Pentagon. Meskipun tidak memiliki karisma pribadi bin Laden, Zawahiri menjadi kekuatan intelektual di balik banyak ambisi terbesar al-Qaeda.
Pada tahun-tahun terakhirnya, Zawahiri memimpin al-Qaeda. Belakangan ini ia dikabarkan dalam kesehatan yang buruk.
"Zawahiri adalah ideolog al-Qaeda, seorang pemikir yang lebih kuat daripada seorang yang bertindak," kata mantan ahli kontraterorisme CIA dan penasihat empat presiden AS, Bruce Riedel.
"Dia bukan sosok karismatik yang dibutuhkan al-Qaeda," katanya.
Photo
Zawahiri in 1982, standing behind bars in an Egyptian court during his trial as one of the organizers of the assassination of President Anwar Sadat the previous year. (Getty Images)
Keluarga Zawahiri
Ayah Zawahiri, Mohammed Rabie al-Zawahiri, adalah seorang profesor farmakologi, dan kakek dari pihak ibu adalah presiden Universitas Kairo. Zawahiri lahir pada 19 Juni 1951.
Ia dikebal berbakat secara akademis. Sejak awal kehidupannya dipengaruhi oleh salah satu pamannya, Mahfouz Azzam, seorang kritikus yang berapi-api terhadap pemerintah sekuler Mesir.
Zawahiri mengejar karir di bidang seni penyembuhan, mendapatkan gelar kedokteran dari Universitas Kairo dan melayani sebentar sebagai ahli bedah tentara. Dia akhirnya membuka praktik milik orang tuanya, dan dia kadang-kadang merawat pasien di klinik Kairo yang disponsori oleh Ikhwanul Muslimin.
Saat bekerja di klinik Ikhwanul Muslimin, Zawahiri diundang untuk melakukan kunjungan pertama dari banyak kunjungan ke kamp-kamp pengungsi di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan.
Di sana, dia mengobati luka para mujahidin yang berperang melawan Soviet di Afghanistan dan bertemu dengan seorang pemuda Saudi yang karismatik, bin Laden. Catatan AS, Zawahiri melakukan setidaknya satu kunjungan ke Amerika Serikat pada 1990-an, sebuah tur singkat ke masjid-masjid California dengan nama samaran untuk mengumpulkan uang bagi badan amal Muslim yang memberikan dukungan bagi para pengungsi Afghanistan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
