Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2020 | 05.04 WIB

Qantas Dituding secara Sadar Bikin Staf Terpapar Korona

Tiongkok menekan Qantas supaya Taiwan disebut sebagai bagian dari Tiongkok - Image

Tiongkok menekan Qantas supaya Taiwan disebut sebagai bagian dari Tiongkok

JawaPos.com - Maskapai terkemuka Australia, Qantas, dituding secara sadar membuat petugas bagasi terpapar korona (Covid-19). Serikat Pekerja Transportasi (Transport Workers' Union/TWU) Australia baru-baru ini mengklaim bahwa staf Qantas di Bandara Adelaide diperintahkan untuk tetap bekerja setelah terpapar korona.

Otoritas kesehatan di Negara Bagian Australia Selatan pada Senin (13/4) menyampaikan dalam rilis media bahwa sekitar 750 staf Qantas diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dalam upaya mengarantina sebuah klaster kasus yang berkaitan dengan Bandara Adelaide.

Menurut Australian Broadcasting Corporation, para staf tersebut mencakup 18 petugas pengurus bagasi, tiga pekerja lain, dan 13 kontak jarak dekat. TWU mengatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti bahwa Qantas secara sadar membuat para pekerja terpapar korona setelah maskapai tersebut diberi tahu soal kasus terkonfirmasi pertama.

"Kami diberi tahu bahwa staf Qantas diperintahkan untuk masuk kerja. Mereka (staf) mencemaskan kesehatan dan keamanan mereka, tetapi mereka tetap pergi bekerja," tutur Ian Smith, Sekretaris TWU Cabang Australia Selatan seperti dikutip Antara dari Xinhua. "Beberapa dari mereka menjadi tertular dan kemudian menulari keluarga mereka. Ini mengerikan dan sangat mengecewakan, dan kondisi ini seharusnya bisa dicegah," imbuhnya.

SA Health, otoritas kesehatan di Australia Selatan, pada Senin (13/4) mengatakan bahwa, pada tahap ini, tidak ada area publik yang diyakini terkena imbas. Namun demikian, siapa pun yang sakit dengan menunjukkan gejala korona dan pernah berkunjung ke Bandara Adelaide, termasuk bagian terminal maupun area parkir mobil, harus menjalani tes.

Dalam pernyataan, Qantas menyatakan bahwa pihaknya telah mematuhi arahan otoritas. "Sayangnya, beberapa pekan lalu, salah satu petugas bagasi kami di Bandara Adelaide masuk ke tempat kerja saat tertular penyakit tersebut dan secara tidak sadar menularkan virus ini ke orang lain," katanya. "Setiap pegawai yang teridentifikasi perlu melakukan isolasi mandiri lewat proses pelacakan kontak oleh SA Health telah diperintahkan untuk segera melakukannya," tambah pernyataan itu. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore