
Photo
JawaPos.com - Ministry of Manpower Singapura merespons artikel Deutsche Welle (DW) yang berjudul Pekerja domestik asing di Singapura menderita akibat diekspolitasi dan disiksa merupakan kesalahan dalam menggambarkan kondisi pekerja domestik asing atau foreign domestic workers (FWDs) di Singapura. Selain pernyataan dalam berita itu hanya berlandaskan berbagai kasus pelecehan FWDs, artikel itu juga mengutip studi Ministry of Manpower (MOM) dengan cara yang salah.
Berdasarkan survei independen MOM 2015, lebih dari 97 persen pekerja domestik asing di Singapura mengaku sangat puas kerja di negara tersebut. Bahkan hampir 80 persen pekerja domestik asing ingin melanjutkan kerja lagi di Singapura.
Hukum dan peraturan Singapura yang dicek secara teratur menyediakan perlindungan komprehensif bagi para pekerja domestik asing. Aturan itu termasuk memastikan pekerja mendapatkan makanan, akomodasi, hari libur, gaji, dan keamanan kerja yang memadai.
Singapura juga punya rekor yang jelas bagaimana negara tersebut punya aturan ketat melarang pelecehan dan eksploitasi terhadap pekerja domestik asing. Singapura menanggapi secara serius kasus pelecehan terhadap pekerja domestik asing melalui investigasi secara menyeluruh semua komplain yang masuk.
Bagi siapa pun yang melakukan pelecehan terhadap pekerja domestik asing akan menghadapi 1,5 kali hukuman maksimal di bawah hukuman pidana dan dilarang mempekerjakan pekerja domestik asing di masa depan.
Seperti dilansir dalam siaran pers MOM, di Singapura MOM selalu memberikan edukasi kepada pekerja domestik asing tentang berbagai hak dan kewajiban mereka. Mereka juga diberi tahu saluran di mana mereka bisa mendapat bantuan.
Pekerja domestik asing wajib menjalani Settling In Programme saat pertama kali mereka mau kerja di Singapura. MOM juga melakukan wawancara pertama kali dengan pekerja domestik asing untuk memastikan mereka tinggal dengan kondisi baik di Singapura.
Situasi yang digambarkan DW dalam artikel pekerja domestik asing di Singapura menderita akibat diekspolitasi dan disiksa jauh dari kenyataan kehidupan pekerja domestik asing di Singapura.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
