Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Maret 2019 | 21.42 WIB

Google Bantu Kuba Percepat Layanan Internet

Internet seluler telah tersedia di Kuba sejak Desember dan hampir dua juta dari lima juta pelanggan ETECSA telah berlangganan layanan 3G - Image

Internet seluler telah tersedia di Kuba sejak Desember dan hampir dua juta dari lima juta pelanggan ETECSA telah berlangganan layanan 3G

JawaPos.com - Raksasa teknologi AS, Google pada hari Kamis (28/3) menandatangani kesepakatan dengan operator Kuba ETECSA untuk meningkatkan layanan internet di Kuba. Dilansir dari Al Jazeera, terlepas adanya ketegangan diplomatik antara Washington dan Havana, Google telah menandatangani nota kesepahaman di Havana yang bertujuan mempercepat konektivitas untuk membantu membawa sistem komunikasi abad 21 ke Kuba.


Sebenarnya sudah ada internet di Kuba. Penyedia internet Kuba saat ini bergantung pada tautan kabel serat optik bawah laut ke Venezuela, tetapi layanannya sering kelebihan beban dan sangat lambat.


Insinyur dari kedua perusahaan bekerja bersama untuk mencapai koneksi internet langsung yang lebih cepat. Pulau ini akan mendapat manfaat dari menghubungkan ke kabel laut antara AS dan Amerika Latin.


"Kami membuat kelompok kerja yang terdiri dari insinyur dari Google dan ETECSA yang akan bekerjasama untuk menganalisis cara-cara menerapkan koneksi internet langsung," kata Kepala Google di Kuba, Brett Perlmutter.


Wakil Presiden Investasi ETECSA Luis Adolfo Iglesias mengatakan, perusahaan akan bekerja menuju konektivitas yang lebih baik ketika kondisi teknis memungkinkan. Internet seluler telah tersedia di Kuba sejak Desember dan hampir dua juta dari lima juta pelanggan ETECSA telah berlangganan layanan 3G.


Namun untuk sebagian besar orang Kuba, akses internet masih hanya tersedia di kafe internet atau hotspot wifi luar ruangan. Sebelumnya, mantan CEO Google Eric Schmidt bertemu dengan Diaz Canel tahun lalu untuk membahas peningkatan konektivitas internet Kuba.


Hubungan antara Havana dan Washington mulai dingin di bawah Presiden AS Donald Trump. Padahal Presiden Barack Obama sudah mulai mencairkan hubungan AS-Kuba. Bahkan ada harapan pencabutan embargo perdagangan ke Kuba yang berlaku sejak 1962.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore