Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Desember 2018 | 01.09 WIB

Perempuan Jepang Ditahan karena Buang Ayahnya

Seorang perempuan Jepang ditangkap setelah membuang ayahnya yang menderita Alzheimer. Dilansir dari South China Morning Post pada Kamis (29/11) - Image

Seorang perempuan Jepang ditangkap setelah membuang ayahnya yang menderita Alzheimer. Dilansir dari South China Morning Post pada Kamis (29/11)

JawaPos.com – Seorang perempuan Jepang ditangkap setelah membuang ayahnya yang menderita Alzheimer. Dilansir dari South China Morning Post pada Kamis (29/11), sang ayah yang berusia 79 tahun itu ditinggalkan di sebuah stasiun layanan motor 70 km dari rumahnya.


Perempuan bernama Ritsuko Tanaka tersebut mengingatkan pada tradisi Jepang kuno yang kelam dan sudah ditinggalkan bernama ubasute. Dalam tradisi itu,  kerabat lansia ditinggalkan di tempat terpencil.


Tanaka adalah seorang pengangguran berusia 46 tahun dari Kota Otsu di Prefektur Shiga. Ia ditangkap di rumahnya dengan tuduhan mengabaikan tanggung jawabnya sebagai pengasuh ayahnya, yang menderita penyakit Alzheimer.


Menurut surat kabar Mainichi, Tanaka meninggalkan ayahnya di Halte Chugoku di pinggiran Kobe pada pukul 6.45 sore tanggal 22 November. Dia kemudian kembali ke rumah sejauh 70 km.


Sesaat ketika sang ayah ditelantarkan di stasiun tersebut, orang-orang memanggil polisi. Sang ayah tampak bingung. Dia tidak dapat mengingat namanya sendiri atau alamat rumahnya, tetapi dia berhasil mengingat nama putrinya, Tanaka.


Tanaka dilaporkan telah mengakui tuduhan tersebut dan mengatakan kepada polisi, "Saya pikir lebih baik jika dia pergi ke fasilitas keperawatan setelah dirawat di perlindungan polisi daripada berada di bawah perawatan saya," ujarnya.  


Meski zaman telah berubah, nyatanya di Jepang masih ada orang yang melakukan ubasute. Pada Maret 2011, seorang pria berusia 63 tahun dari timur laut Jepang membawa adik perempuannya yang cacat ke pegunungan Prefektur Chiba, timur Tokyo, dan menelantarkannya.


Pria bernama Katsuo Kurokawa itu meninggalkan saudara perempuannya, Sachiko, dengan beberapa makanan sebelum pergi. Kurokawa mengatakan adiknya j adi masalah setelah rumah mereka hancur dalam gempa bumi Maret 2011 yang melanda wilayah Tohoku dan dia tidak bisa lagi merawatnya.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore