Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 September 2018 | 23.04 WIB

Badai Florence dengan Kecepatan 225 Km/jam Ancam AS

Warga AS bersiap mengungsi untuk menghindari datangnya Badai Florence - Image

Warga AS bersiap mengungsi untuk menghindari datangnya Badai Florence


Dikutip dari Time, ia mengatakan kesalahan terbesar dalam peristiwa Badai Katrina - yang menewaskan 1.833 jiwa - adalah bahwa pejabat hanya memerintahkan evakuasi 24 jam sebelum badai menghantam New Orleans pada tahun 2005, dan pada saat itu sudah terlambat.


"Intinya jika Anda menunggu, sudah terlambat," katanya. "Jika Anda harus melakukan evakuasi skala besar, lakukan seruan lebih awal, ujarnya lebih lanjut"


"Kekuatan badai mungkin bisa lebih tinggi dari yang diperkirakan, tergantung pada seberapa cepat badai bergerak ke pantai. Tapi kami agak berharap itu akan melambat ketika bergerak ke pantai dan mungkin akan mengurangi kekuatan badai," kata pakar badai AccuWeather Dan Kottlowski.


Setelah gelombang badai datanglah hujan lebat. Hujan bisa jatuh di beberapa area dalam waktu singkat. Pusat Hurikan Nasional mengatakan curah hujan besar seperti itu dapat menghasilkan "banjir bandang besar dan banjir sungai yang dasyat."


Banjir akan tergantung apakah Florence melambat dan tetap bergerak di daerah pesisir saat bergerak ke pedalaman, kata Erik Salna, direktur Pusat Penelitian Badai Internasional di universitas internasional Florida. Jika ini terjadi, hasilnya adalah hujan lebat yang menyebabkan kerusakan serius.


Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore