Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Mei 2018 | 19.23 WIB

Sebut Pertemuan Bisa Dilanjutkan, Trump Permainkan Kim Jong Un?

Usai membatalkan pertemuan dengan Kim Jong Un, Trump malah ingin pertemuan dilanjutkan lagi - Image

Usai membatalkan pertemuan dengan Kim Jong Un, Trump malah ingin pertemuan dilanjutkan lagi

JawaPos.com - Setelah membatalkan pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di Singapura, Presiden AS Donald Trump tiba-tiba mengatakan, pertemuannya dengan Kim Jong Un sebenarnya masih bisa dilakukan. Apakah Trump sedang bermain-main dengan Kim?


Seperti dilansir Aljazeera pada Sabtu, (26/5), Trump mengatakan, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang semula direncanakan 12 Juni di Singapura masih bisa terjadi setelah menerima pernyataan damai dari Korut yang mengatakan, bahwa mereka tetap terbuka untuk pembicaraan dengan AS meski dibatalkan. "Itu adalah pernyataan yang sangat bagus yang mereka keluarkan," kata Trump di Gedung Putih. Menurut Trump, pihaknya sedang berbicara dengan mereka sekarang. Mereka sangat ingin melakukannya. Begitu pula dengan pihak Trump.


"Kita lihat saja apa yang terjadi, tanggal 12 itu bisa saja terjadi pertemuan itu," ungkap Trump. Pernyataan Trump menandai perkembangan terbaru dalam upaya damai Semenanjung Korea yang berjalan lambat. Trump sangat memainkan celah terus berusaha mengambil keuntungan.


Namun ketegangan sempat meningkat awal bulan ini setelah Korut menanggapi seruan AS untuk denuklirisasi, dan pemusnahan lengkap program senjata nuklir. Pyongyang mengancam akan keluar dari KTT kecuali Washington menawarkan sesuatu sebagai balasannya.


Di tengah meningkatnya ketidakpastian, Presiden Korea Selatan Moon Jae In tiba pada Selasa di Washington untuk bertemu Trump. Mereka berbicara sebagai upaya untuk memastikan pertemuannya dengan Kim terus berlanjut. Tapi dua hari kemudian, Trump mengirim surat kepada Kim mengatakan KTT tidak akan lagi mungkin dikarenakan kemarahan dan permusuhan yang ditunjukkan oleh Pyongyang.


Sebagai tanggapan, Korut mengatakan, masih berniat untuk bertemu AS untuk menyelesaikan masalah kapan saja. "Kami tetap tidak berubah dalam tujuan kami dan akan melakukan segala yang kami bisa untuk perdamaian dan stabilitas Semenanjung Korea dan umat manusia. Kami berpikiran terbuka dan terbuka sepanjang waktu, memiliki kesediaan untuk menawarkan waktu dan peluang dari sisi AS," kata Wakil Menteri Luar Negeri Korut Kim Kye Gwan.


Kimberly Halkett dari Al Jazeera, melaporkan kalau Trump menunjukkan ada rasa keterlibatan kembali antara kedua belah pihak. Meskipun Trump menyatakan, KTT itu dapat berlangsung pada 12 Juni, seperti yang direncanakan semula namun para pejabat Gedung Putih meremehkan prospek itu.


Staf Gedung Putih menekankan, fokus mereka bukan pada tanggal KTT, tetapi mencapai denuklirisasi. "Banyak orang mengatakan Trump mungkin kurang keahlian politiknya, sedikit naif dalam menghadapi ini, dengan cepat menerima undangan tanpa konsultasi bersama staf gedung putih," kata Halkett.


Sebelumnya, Menteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myoung Gyon mengatakan, Seoul siap untuk menerapkan kesepakatan denuklirisasi yang dicapai antara para pemimpin kedua Korea pada bulan April kemarin. "Pemerintah kami akan melakukan bagiannya dalam melaksanakan Deklarasi Panmunjom," kata Cho kepada wartawan seperti dilansir dari kantor berita Yonhap.


Kim dan Moon Jae In mengeluarkan deklarasi usai pertemuan tanggal 27 April di perbatasan antara kedua negara. Secara terpisah, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, Tokyo sangat kecewa dengan pembatalan KTT. "Di masa depan kami membutuhkan pertemuan semacam itu, sangat penting untuk menyelesaikan masalah yang telah terakumulasi," katanya.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore