Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 September 2017 | 22.37 WIB

Etnis Rohingya Hanya Punya 2 Pilihan: Teraniaya atau Terusir

Aksi solidaritas untuk Rohingya di Jakarta. - Image

Aksi solidaritas untuk Rohingya di Jakarta.

JawaPos.com - Gelombang eksodus muslim Rohingya ke Bangladesh terus berlansung. Di kamp pengungsian Bangladesh, mereka mengalami kelaparan karena kesulitan logistik. Atas konflik kemanusiaan ini warga Rakhine State itu hanya memiliki dua pilihan untuk hidup, bertahan dengan segala ancaman penyiksaan atau terusir dari tanah kelahiran.


Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin mengatakan, pilihan yang bisa diambil etnis Rohingya hanya tinggal dua; bertahan di Rakhine dengan segala persekusi dan ancaman bahkan pembunuhan; atau pergi dari Rakhine dan lari ke Bangladesh menyelamatkan nyawa dan menjadi pengungsi.


"Nasib mereka sangat kritis. Semoga doa orang Indonesia terkabul dan konflik kemanusiaan ini segera berakhir. Kami menyampaikan amanah bangsa Indonesia untuk orang-orang Rohingya. Mudah-mudahan apa yang ACT lakukan bisa memberikan penyelamatan kemanusiaan," kata Ahyudin kepada JawaPos.com, Kamis (7/9).


Dia menyebut, timnya sudah berada di Rakhine dan Bangladesh untuk memberikan bantuan agar sampai secepat mungkin. “Tim kami di Bangladesh dan Myanmar sudah melakukan apa yang bisa kami lakukan sebagai pembuktian bahwa bangsa Indonesia mampu melakukan penyelamatan,” sambungnya.


Dalam beberapa hari ke depan, imbuh Ahyudin, pihaknya akan menggerakkan 100 truk logistik ke perbatasan Bangladesh dan Myanmar. Apalagi jumlah pengungsi sudah lebih dari 100 ribu jiwa.


"Setidaknya dalam waktu dekat 20 truk logistik akan masuk ke perbatasan setiap harinya. Mudah-mudahan semangat bangsa ini bukan sekadar semangat narasi,” tegas Ahyudin.


Truk logistik itu juga memuat seribu ton beras dari Indonesia. Bantuan itu dikirimkan dengan kapal kemanusiaan yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.


Menurut dia, bersikap untuk Rohingya memang membutuhkan waktu panjang. Sebab ini bukan urusan tentang penyelamatan puluhan atau ratusan keluarga. Setidaknya ada seratur ribu lebih komunitas Rohingya di Rakhine juga di perbatasan antara Bangladesh dan Myanmar yang butuh segera uluran tangan.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore