Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2017 | 15.00 WIB

Tragis, Dilaporkan Hilang, Ternyata Nyangkut di Tengah Sungai

TERSERET ARUS: Mobil merah milik korban baru ditemukan sekitar 10 hari setelah kecelakaan. - Image

TERSERET ARUS: Mobil merah milik korban baru ditemukan sekitar 10 hari setelah kecelakaan.

JawaPos.com - Liburan musim panas Thiwadee Saengsuriyarit alias Min dan teman lelakinya, Pakkapol Chairattanasongporn alias Golf, berakhir petaka. Mobil sewaan yang mereka kendarai untuk jalan-jalan ke Kings Canyon National Parks mengalami kecelakaan.


Mobil merah itu terjun ke jurang sedalam 150 meter di Kota Fresno, Fresno County, Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS).


Min dan Golf yang tercatat sebagai mahasiswa University of South Florida meninggalkan hotel yang mereka sewa di Fresno pada 26 Juli. ’’Pagi itu mereka mengaku hendak ke Kings Canyon National Parks,’’ kata seorang staf hotel pada Kamis (10/8).


Namun, sampai dua hari kemudian, dua warga negara Thailand tersebut tidak kembali. Pada 28 Juli, pihak hotel melaporkan Min dan Golf sebagai orang hilang.


Dari polisi, staf hotel mendengar tentang mobil yang jatuh ke jurang pada 26 Juli. Mobil itu keluar jalur saat melaju di California State Route 180. Mobil yang diduga berpenumpang dua orang tersebut terjun ke jurang dan jatuh ke Sungai Kings yang arusnya sedang deras. Akhir Juli, pihak hotel meminta polisi mengidentifikasi dua penumpang di dalam mobil karena ada kemungkinan bahwa dua korban itu adalah tamu mereka.


Sheriff Fresno County Tony Botti menyatakan, proses identifikasi membutuhkan waktu lama. Apalagi, sejak diketahui jatuh ke sungai, bangkai mobil baru ditemukan pada Rabu pekan lalu (2/8). Sebab, mobil yang terbawa arus sungai tersebut menabrak batu besar dan menyangkut di sana.  Lewat drone, polisi berhasil memastikan mobil itu ditumpangi dua orang. Dua-duanya dipastikan sudah tidak bernyawa.


’’Mengevakuasi dua mayat di dalam mobil itu adalah prioritas kami. Tapi, keamanan dan keselamatan personel kami juga menjadi perhatian utama. Kami belum bisa memastikan kapan evakuasi akan berlangsung,’’ ujar Botti.


Saat ini arus Sungai Kings sangat deras. Sebab, setiap musim panas seperti sekarang, salju dan lapisan es dari puncak Pegunungan Sierra Nevada mencair dan mengalir ke sana.


Thanee Saengrat, konsul jenderal Thailand di Kota Los Angeles, berkunjung ke Fresno pada Selasa (8/8). Sebelumnya, dia dua kali mengontak Nathan Magsig, perwakilan pemerintah setempat, untuk membahas evakuasi. Konsulat Jenderal Thailand yakin korban di dalam mobil tersebut adalah Min dan Golf. Kerabat dan teman-teman korban yang datang ke Fresno mengatakan hal yang sama.


Namun, medan yang sangat berat membuat Botti harus merencanakan misi penyelamatan dengan matang. Salah perhitungan sedikit saja, nyawa personel penyelamat bisa melayang. ’’Rencananya, kami mengevakuasi mobil dengan menggunakan helikopter Chinook. Hanya cara itu yang memungkinkan. Sebab, mobil harus diangkat dalam kondisi utuh agar mayat di dalamnya bisa dievakuasi,’’ ungkapnya.


Namun, sebelum merealisasikan rencana tersebut, Botti dan timnya harus menghitung lebar lembah dan memastikannya cukup untuk dimasuki Chinook. Selama evakuasi nanti, helikopter tidak mendarat. Tim penyelamat akan memasangkan tali ke bodi mobil dari helikopter yang mesinnya menyala. Perencanaan misi penyelamatan itu dianggap terlalu bertele-tele oleh Thailand. (*)

Editor: Dwi Shintia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore