
FOKUS: Tao Porchon-Lynch memeragakan gerakan mayurasana.
JawaPos.com - Pada 2012, Guinness World Records mencatat Tao Porchon-Lynch sebagai instruktur yoga tertua dunia. Titel tersebut bertahan hingga kini. Dia bahkan masih rutin mengajar lima kelas setiap pekan. Padahal, dua tahun lagi usianya seabad alias 100 tahun.
---------------------
DENGAN mengenakan baju pink muda dipadu celana yoga berwarna abu-abu, Tao Porchon-Lynch masih begitu lincah memperagakan aneka macam gerakan dalam yoga. Kegesitan perempuan 98 tahun tersebut bisa dilihat di video kampanye Athleta yang bertajuk The Power of She. Athleta adalah perusahaan yang menjual baju-baju yoga, renang, dan berbagai baju olahraga khusus untuk perempuan.
Perempuan yang akrab disapa Tao itu dipilih bukan tanpa alasan. Tao yang sudah masuk golongan manula adalah seorang guru yoga. Perempuan yang tinggal di New York, Amerika Serikat (AS), itu mengajar selama 75 tahun. Saat ini pun Tao mengajar minimal lima kelas yoga setiap pekan.
Jangan membayangkan mantan model itu ke studio yoga diantar oleh sopir atau keluarganya. Tao masih menyetir sendiri. Setiap hari dia bangun maksimal pukul 05.00. ’’Apa pun mungkin. Tidak ada yang tidak mungkin. Ketika kalian bangun setiap pagi dan mengatakan bahwa ini akan menjadi hari terbaik dalam hidupmu, itu bakal menjadi kenyataan,’’ ujar perempuan kelahiran Puducherry, India, 13 Agustus 1918, itu.
Tao mengungkapkan bahwa dirinya belajar yoga pada usia 8 tahun gara-gara melihat orang-orang belajar yoga di pantai. Kala itu bibinya mengatakan bahwa yoga bukan untuk perempuan. Untung, Tao tidak memedulikan ucapan sang bibi. Perempuan yang menjadi yatim pada usia 7 bulan karena ibunya meninggal itu sering berseliweran di tempat orang-orang berlatih yoga. Salah seorang guru yoga akhirnya mengambil Tao sebagai murid.
Awalnya, perempuan berdarah Prancis-India itu tidak mempelajari yoga untuk mengajar. Dia hanya mempraktikkan untuk diri sendiri. Tao muda lebih tertarik dengan dunia keartisan. Wajahnya yang rupawan membuat karirnya sebagai model lumayan melejit. Dia juga beberapa kali menjadi figuran di film-film Hollywood. Terutama film-film keluaran MGM Studio.
Pada 1954, dia pernah bermain di film The Last Time I Saw Paris bersama dengan Elizabeth Taylor. Saat itu Tao juga mengajar yoga, namun hanya sebagai sampingan. Muridnya, antara lain, artis Debbie Reynolds dan Kathryn Grayson.
Perempuan yang berguru kepada Krishna Pattabhi Jois, yogi ternama di India, itu mulai serius menekuni yoga setelah menikah dengan Bill Lynch pada 1962. Saat itu dia memutuskan menjadi full time yogi. Orang pertama yang mendaftar menjadi murid Tao kala itu Francois Henri ’’Jack’’ LaLanne. Dia adalah pakar fitness dan nutrisi yang dikenal dengan julukan the Godfather of Fitness. Murid Tao kian banyak. Terutama dari kenalan-kenalannya saat masih di Hollywood.
Tao menulis pengalamannya selama menjadi yogi dalam buku otobiografi berjudul Dancing Light: The Spiritual Side of Being Through the Eyes of a Modern Yoga Master. Dalam buku yang memenangi penghargaan Independent Publisher Book (IPPY) pada 2016 tersebut, tertulis tokoh-tokoh kenamaan yang menjadi murid Tao. Beberapa orang di antara mereka adalah Deepak Chopra, Charles de Gaulle, dan Ernest Hemingway.
Perempuan yang pernah ikut aksi bersama Mahatma Gandhi itu tidak dikaruniai anak. Dia 20 tahun berumah tangga dengan Lynch hingga lelaki yang dicintainya tersebut meninggal pada 1982. ’’Murid saya adalah anak-anak saya. Saya merayakan ulang tahun bersama mereka,’’ terang Tao.
Rahasia umur panjang Tao bukan hanya yoga yang dijalaninya, tapi juga diet. Tao dibesarkan menjadi seorang vegetarian. Meski begitu, dia masih makan lobster dan udang sesekali. Setiap makan dia minum segelas wine. Menurut dia, wine baik untuk peredaran darah. Dia juga selalu makan sepotong cokelat.
Meski cukup sehat, usia tidak pernah berbohong. Beberapa tahun lalu dia menjalani operasi penggantian panggul secara total. Pada 2011, pergelangan tangannya patah. Namun, dua kejadian tersebut tidak membuatnya berhenti berlatih dan berdiam diri. Tao malah giat berlatih dan merasa jauh lebih muda setiap hari.
’’Berpikir yang baik-baik, menggerakkan tubuh, serta melakukan apa yang saya sukai membantu saya panjang umur dan hidup bahagia,’’ tuturnya. (AFP/Inquirer/sha/c4/any/tia)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
