
KORBAN: Seorang bayi yang berada di dalam kereta dorong juga menjadi korban.
JawaPos.com – Seorang pengendara ”gila” melakukan aksi mematikan di tengah kota Melbourne, Australia, Jumat (20/1). Dengan kecepatan tinggi, pengendara itu sengaja menabrakkan mobilnya ke pejalan kaki yang melintasi trotoar. Akibatnya, empat orang terbunuh dan puluhan lain terluka.
Dipaparkan polisi dari Kantor Kepolisian Victoria, 20 orang harus mendapatkan perawatan di RS. Insiden yang berlangsung pukul 14.00 waktu setempat itu berakhir ketika polisi menembak pelaku dan menyebloskannya ke penjara. Video yang dilansir dari media Australia memperlihatkan ketika pelaku ditarik dari dalam mobil oleh beberapa polisi, diborgol, kemudian dimasukkan ke dalam mobil polisi.
Kejadian tragis itu berlangsung dengan cepat. ”Orang-orang berlarian. Mobilnya melaju dengan sangat sangat kencang. Saya melihat ketika mobil itu menabrak beberapa orang,” kata seorang saksi mata kepada Sky News yang berafiliasi dengan CNN. ”Saya melihat orang-orang melayang setelah ditabrak,” sambungnya.
Dipaparkan polisi, insiden itu bermula ketika pelaku bersitegang beberapa kilometer dari lokasi kejadian. Pengemudi diduga terlibat dalam penusukan di Windsor, selatan Melbourne, Jumat pagi. Kemudian, pelaku menyandera seorang perempuan dan kabur dengan mobil merah marun. Orang yang ditusuk pelaku juga berada di dalam mobil tersebut. ”Pelaku mengenal korban yang ditusuk dan perempuan yang dijadikan sandera. Keduanya berhasil lolos dari mobil tersebut di Jembatan Bolte.
Setelah keduanya keluar mobil, pengemudi itu menyetir dengan ugal-ugalan.
”Kejadian awal kami yakini berawal di gerai donat di Jalan Flinders dan Swanston,” kata Stuart Bateson, juru bicara kepolisian kepada wartawan. ”Dia kemudian belok kiri menunju Bourke Street Mall dan sengaja menabrak pejalan kaki. Aksinya berlanjut sampai Jalan Elizabeth di atas trotoar dan menabrak penjalan lain,” sambungnya.
Selain orang dewasa, anak-anak juga menjadi korban. Bahkan, salah satu korban meninggal adalah bayi. ”Enam orang dalam keadaan kritis namun stabil di RS Alfred Melbourne. Lainnya berada di RS Royal Melbourne,” kata seorang dokter. Empat anak berada di RS Anak Royal. ”Korban antara lain berusia dua tahun, sembilan, dan 12 tahun,” sambungnya. (BBC/CNN/Daily Mail/tia)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
