Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 September 2025 | 02.00 WIB

Diaspora Indonesia di Melbourne Gelar Aksi Solidaritas, Suara Sama: 17+8 Tuntutan Rakyat!

Diaspora Indonesia di Australia ikut turun ke jalan pada Selasa (2/9). menyuarakan 17+8 tuntutan rakyat. (Istimewa) - Image

Diaspora Indonesia di Australia ikut turun ke jalan pada Selasa (2/9). menyuarakan 17+8 tuntutan rakyat. (Istimewa)

JawaPos.com - Warga Negara Indonesia (WNI) di Melbourne, Australia, turun ke jalan menggelar aksi solidaritas untuk mendukung gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat yang tengah menggema di berbagai kota di Indonesia. 

Aksi ini berlangsung di Federation Square pada Selasa (2/9) dan diwarnai dengan orasi, pembacaan puisi, hingga pengibaran poster sebagai bentuk dukungan terhadap gelombang protes di tanah air.

Gerakan tersebut menjadi bagian dari aksi global diaspora Indonesia yang menyerukan perubahan politik, sosial, dan ekonomi secara menyeluruh. 

Melalui demonstrasi damai dan kampanye di media sosial, para peserta menegaskan bahwa suara rakyat Indonesia di tanah air harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Soraya Sri Anggarawati, mahasiswa pascasarjana Marketing Communication di University of Melbourne, menyebut keresahan diaspora tak berbeda dengan apa yang dirasakan masyarakat di Indonesia.

“Karena kami tinggal di luar negeri, justru rasa nasionalisme kami makin kuat. Menyuarakan kegelisahan terhadap rezim pemerintah saat ini menjadi kewajiban kami,” ujarnya kepada JawaPos.com.

Soraya menambahkan, aksi ini diikuti lebih dari 200 orang yang terdiri dari mahasiswa, pekerja, hingga warga Indonesia berstatus permanent resident di Australia. Bahkan sejumlah warga asing juga ikut berpartisipasi. 

Dukungan tak hanya datang dari komunitas diaspora, tetapi juga dari warga setempat.

“Saat saya sedang membuat poster, manajer toko Big W malah membantu dengan menyumbangkan kardus bekas. Mereka tahu kondisi di Indonesia dan ikut prihatin,” tuturnya.

Menurut Soraya, aksi ini diinisiasi oleh kelompok Melbourne Bergerak. Para peserta mendesak pemerintah Indonesia untuk memenuhi 17+8 tuntutan rakyat, termasuk penegakan keadilan dan penyelesaian hukum atas jatuhnya korban jiwa dalam demonstrasi di tanah air.

Hingga kini, kata Soraya, belum ada tanggapan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia terkait aksi tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore