
Calon presiden Kolombia, Miguel Uribe, ditembak saat kampanye di Bogotá.( The Guardian)
JawaPos.com - Suasana menyambut pemilihan presiden di Kolombia mendadak panas. Pemicunya, aksi penembakan terhadap Miguel Uribe, salah satu calon Presiden Kolombia. Dia ditembak tiga kali saat berpidato di sebuah taman di Bogota pada Sabtu (7/6) waktu setempat.
Kantor berita AFP pada Minggu (8/6) melaporkan bahwa Uribe ditembak sebanyak tiga kali. Dia dikabarkan dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis. Sementara itu, pelaku penembakan yang masih remaja berhasil diamankan oleh kepolisian setempat.
Untuk diketahui, Uribe adalah seorang anggota terkenal dari lembaga politik di Kolombia. Dia sudah mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden tahun depan yang digelar pada Oktober.
Partai Centro Democratico di bawah kepemimpinan Uribe mengutuk penembakan itu. Mereka menyebut serangan itu membahayakan kehidupan seorang pemimpin politik, demokrasi, dan kebebasan di Kolombia.
Rekaman serangan penembakan tersebut beredar di media sosial. Di dalam rekaman itu terlihat sasarannya adalah bagian kepala. Ketika tembakan meletus, seketika peserta orasi berhamburan. Menurut laporan paramedis, Uribe terkena dua tembakan di bagian kepala.
Sementara itu, pelaku penembakan diketahui masih anak-anak di bawah umur. Hasil identifikasi petugas menunjukkan pelaku masih berumur 15 tahun. Kepada AFP, Direktur polisi Carlos Fernando Triana mengatakan tersangka terluka dalam kekacauan itu dan sedang menjalani perawatan. Motif penembakan brutal itu sampai sekarang belum diketahui publik.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Kolombia Pedro Sanchez berjanji mengerahkan semua kemampuan untuk mencari tahu apa yang terjadi. Caranya dengan mengerahkan personel militer, polisi, dan badan intelijen. Dia juga mengumumkan memberi imbalan USD 730 ribu bagi siapa pun yang memberikan informasi penting terkait penembakan itu.
Dalam kesempatan lain, Presiden Kolombia Gustavo Petro bersimpati terhadap keluarga Uribe atas insiden itu. "Saya tidak tahu bagaimana cara meringankan rasa sakit Anda. Itu adalah rasa sakit karena kehilangan seorang ibu, dan kehilangan tanah air," ujarnya.
Dia membenarkan bahwa orang yang ditangkap terkait kasus ini adalah anak di bawah umur. Dia juga menegaskan penyelidikan difokuskan untuk menemukan siapa yang memerintahkan serangan itu. "Untuk saat ini tidak ada yang lebih dari sekadar hipotesis," tandas Petro. (wan)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
