
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan putrinya Kim Ju Ae (kiri), menghadiri upacara peresmian jalan baru (14/5)
JawaPos.com - Rekaman terbaru dari putri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un yang diantar ke podium oleh bibinya, Kim Yo Jong dalam sebuah upacara di Pyongyang memicu spekulasi bahwa anak tersebut dianggap sebagai calon pengganti ayahnya.
Kantor Berita Pusat Korea Utara yang dikelola pemerintah Korea Utara, menyiarkan cuplikan video pada hari Senin (5/8).
Dimana dalam video tersebut, memperlihatkan Kim Yo Jong memberi hormat kepada keponakannya, putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae dalam sebuah upacara pada hari Minggu (4/8).
Pada acara tersebut, menandai 250 misil pengangkut balistik taktis baru diresmikan, Kim Yo Jong memandu Kim Ju Aa ke tempat duduknya.
Kim Ju Ae berdiri tegak, melirik ke arah bibinya, dan kemudian dengan penuh percaya diri berjalan ke podium.
Dikutip dari The Korea Times, para ahli mengatakan bahwa pemandangan langka ini menunjukkan bahwa Kim Ju Ae adalah calon penerus ayahnya.
"Rasa hormat Kim Yo Jong yang luar biasa terhadap Ju Ae, menunjukkan bahwa keluarga Kim mungkin memposisikan Ju Ae sebagai pemimpin negara berikutnya," ujar Cheong Seong Chang, direktur Pusat Strategi Semenanjung Korea di Sejong Institute.
"Meskipun belum ada pengumuman resmi mengingat Ju Ae masih muda, sepertinya pemimpin Korea Utara sudah mulai merencanakan suksesi."
"Dia tampaknya telah memberi tahu para pejabat dan keluarga dekatnya, bahwa Ju Ae akan menjadi pewarisnya."
Meskipun usianya belum terungkap, Ju Ae diyakini saat ini berusia sekitar sepuluh tahun.
Namun, Ju Ae tidak diidentifikasi oleh media pemerintah pada upacara hari Minggu, dimana Kim Jong Un memuji persenjataan baru tersebut sebagai pencegah ancaman nuklir Amerika Serikat.
"Karena penduduk Korea Utara terus menderita akibat banjir yang parah, mungkin akan ada reaksi keras jika media pemerintah memberikan pujian kepada Ju Ae."
"Ada beberapa kasus dimana dia tidak disebutkan, meskipun dia menemani ayahnya ke acara-acara penting kenegaraan," kata Cheong.
National Intelligence Service (NIS) mengatakan dalam sebuah laporan, kepada komite intelijen parlemen pada tanggal 29 Juli bahwa Ju Ae tampaknya menjadi calon pemimpin, untuk menggantikan ayahnya karena seringnya ia tampil di depan umum bersamanya.
NIS mengatakan sekitar 60 persen dari kegiatan publik Ju Ae di masa lalu, terlibat langsung saat menemani ayahnya ke acara-acara militer, sementara beberapa kegiatan lainnya berhubungan dengan ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022