
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (ANTARA/Anadolu Agency/am.)
JawaPos.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (9/12) kembali mengajak untuk melakukan reformasi kepada Dewan Keamanan PBB atas veto Amerika Serikat terhadap Keputusan menyerukan gencatan senjata pada Jumat (8/12).
Ajakan yang dibuat Erdogan ini di sampaikan lewat pidatonya saat memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia di Istanbul, Turki, pada Sabtu (9/12) waktu setempat.
"Akibat veto AS, tidak ada kesepakatan yang dicapai. Sangat penting bagi Dewan Keamanan PBB untuk direformasi," kata Erdogan dikutip Antara.
Erdogan menyampaikan Dewan Keamanan PBB sudah tidak bisa diharapkan lagi untuk menyelesaikan perang di Gaza.
“Kami tidak lagi memiliki harapan atau keyakinan pada Dewan Keamanan PBB. Sejak 7 Oktober, Dewan Keamanan PBB, yang misinya adalah menciptakan perdamaian global, telah berubah menjadi pelindung Israel," ujarnya.
Setelah jeda kemanusiaan berakhir tentara Israel langsung melanjutkan serangan di kawasan Gaza pada Jumat (1/12).
Warga Palestina yang meninggal dunia di Gaza sudah mencapai 17.700 orang akibat serangan darat maupun udara Israel semenjak 7 Oktober.
Erdogan mengatakan bahwa Israel sangat didukung penuh oleh negara-negara barat, mereka sudah melakukan kekejaman dan pembataian di Gaza yang membuat semua umat manusia.
“Para pembantai Gaza” harus bertanggung jawab atas kejahatan terhadap kemanusiaan,” ucapnya.
“Penindasan, kebrutalan, dan barbarisme yang dialami di wilayah pendudukan Palestina harus dipertanyakan, baik dari segi hati nurani manusia maupun di hadapan hukum,” lanjutnya.
Dia menyatakan dunia yang adil akan tercipta, tapi tidak dengan Amerika Serikat karena mereka memihak Israel.
Erdogan megungkapkan mengenai Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB sudah terlihat jelas telah dilanggar di Gaza dan wilayah di Palestina.
“Kami memandang deklarasi ini sebagai landasan perjuangan hidup umat manusia yang bermartabat, meski belum mampu mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia. Kami percaya bahwa deklarasi ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penciptaan kesadaran global mengenai perlindungan dan peningkatan hak asasi manusia,” kata Erdogan.
“Kami akan melanjutkan perjuangan kami dengan berani agar mereka yang tidak bersalah di seluruh dunia dapat melihat masa depan dengan keyakinan. Untuk anak-anak Gaza, untuk para ibu dan ayah di Gaza. Kami akan terus menyuarakan suara kami,” tambahnya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
