
Kimchi Disajikan di sebuah Mangkuk (korea.net)
JawaPos.com - Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corp, mengumumkan deklarasi 'Hari Kimchi Sedunia' sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran global tentang makanan pokok Korea.
Inisiatif ini diselenggarakan seiring dengan pameran perdagangan Beli Makanan Korea di Seoul, di mana perusahaan tersebut berkolaborasi dengan pembeli makanan Korea dan diplomat asing.
Tujuan dari kegiatan ini adalah mempromosikan kekayaan kuliner Korea serta memperluas jangkauan pasar internasional untuk produk makanan Korea yang khas.
Dilansir JawaPos.com dari kccart.ca menyebutkan, masyarakat Korea meyakini bahwa 'beras' merupakan sumber kekuatan dan energi yang luar biasa, atau sering menyebutnya sebagai kekuatan beras yang luar biasa.
Sejak zaman dahulu, hubungan erat antara kimchi dan nasi telah terbentuk, dianggap sebagai pasangan yang sempurna yang memberikan kekuatan maksimal.
Kehadiran beras dan kimchi, keduanya di meja makan seperti magnet yang tidak terpisahkan dalam setiap hidangan.
Orang Korea selalu membawa kimchi kemanapun mereka pergi, meskipun pada awalnya enggan untuk memperkenalkannya kepada dunia karena bau tidak sedap yang dihasilkan oleh fermentasi makanan laut dan bawang putih.
Namun, perubahan persepsi terjadi ketika dunia mulai memperhatikan rasa unik kimchi dan manfaat kesehatannya yang luar biasa.
Setelah ‘Tradisi Budaya Kimjang’ diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan UNESCO, kimchi mendapatkan pengakuan global sebagai hidangan kreatif yang merefleksikan identitas komunitas Korea dan kekayaan budaya kuliner yang tak ternilai.
Pada tahun 2017, Korea menetapkan bahwa 'Membuat Kimchi' sebagai aset budaya takbenda nasional, dan pada tahun 2020.
Negara ini akhirnya menetapkan "Hari Kimchi Sedunia" sebagai hari libur resmi, memperkuat posisi kimchi sebagai warisan nasional yang berharga.
Dilansir tertulis oleh JawaPos.com dari asianews.network, Badan Perdagangan Makanan Korea yang dimiliki oleh negara, dikenal sebagai aT, telah menetapkan tanggal 22 November sebagai ‘Hari Kimchi’ sebagai bagian dari upayanya untuk mempromosikan industri kimchi.
Langkah ini menyusul revisi Undang-Undang Promosi Industri Kimchi pada bulan Februari 2020, yang memberikan landasan hukum dan dukungan lebih lanjut untuk mengembangkan dan memperkenalkan keberagaman kimchi.
Keputusan ini mencerminkan komitmen aT untuk memajukan citra global kimchi, memperkuat posisi Korea sebagai pemimpin dalam industri ini dan kegiatan tersebut mendorong pertumbuhan sektor makanan dan minuman Korea secara keseluruhan.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
