
Photo
JawaPos.com - Perusahaan minyak Malaysia, Petronas, mengalami rugi bersih RM 21 miliar atau Rp 73,9 triliun untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020. Ini dibandingkan dengan laba bersih RM 40,5 miliar atau Rp 140 triliun tahun sebelumnya.
"Namun, jika tidak memperhitungkan penurunan nilai, perusahaan migas nasional itu mencatatkan laba bersih sebesar RM 10,5 miliar untuk tahun buku 2020, turun 78 persen dari RM 48,8 miliar pada tahun sebelumnya," ujar Presiden dan Chief Executive Officer Petronas Group, Tengku Muhammad Taufik pada jumpa pers virtual di Kuala Lumpur, Jumat (26/2).
Dia mengatakan Petronas juga mencatat pendapatan yang lebih rendah sebesar RM 178,7 miliar dibandingkan dengan RM 240,3 miliar tahun sebelumnya sebagian besar disebabkan oleh penurunan tajam harga minyak mentah, yang menunjukkan harga realisasi yang lebih rendah untuk semua produk.
"Hal ini semakin diperparah oleh gangguan permintaan yang mengakibatkan penurunan volume penjualan gas olahan, produk minyak bumi, dan gas alam cair (LNG)," katanya.
Untuk kuartal keempat yang berakhir pada 31 Desember 2020, ujar dia, Petronas membukukan laba bersih sebelum penurunan sebesar RM 200 juta dibandingkan dengan RM 9,4 miliar pada kuartal yang sama tahun sebelumnya karena pendapatan rendah dan pengeluaran bersih yang tinggi lainnya.
"Selama kuartal tersebut, penurunan nilai aset mencapai RM 1,3 miliar, mengakibatkan kerugian bersih sebesar RM 1,1 miliar dibandingkan dengan laba bersih sebesar RM 4,1 miliar pada kuartal yang sama tahun sebelumnya," jelasnya.
Taufik mengatakan tahun 2020 terbukti menjadi tahun yang luar biasa dengan dampak pandemi Covid-19 serta gagalnya aliansi anggota OPEC dan sekutunya untuk menarik kesimpulan yang akurat tentang perminyakan, kesepakatan produksi dan ketidakseimbangan pasar energi.
"Itu terus berdampak besar pada permintaan energi global dan harga minyak," katanya.
Tengku Taufik mengatakan meski menghadapi tantangan lingkungan, perusahaan migas nasional ini bertindak cepat dengan melakukan upaya pengurangan risiko agar tetap tangguh. Dia mengatakan Petronas tetap fokus pada efisiensi operasional, keunggulan komersial, dan disiplin fiskal di semua rantai nilainya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=CiHEEWoAy5A

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
