Manajemen toko Queviures Murria memasang tanda pengenaan biaya €5 setelah frustrasi dengan turis yang memadati toko hanya untuk melihat-lihat dan mengambil foto selfie.
JawaPos.com–Turis yang mengunjungi toko makanan Queviures Murria di Barcelona, Spanyol hanya untuk sekadar melihat-lihat dan mengambil gambar atau video tanpa membeli apapun akan diminta membayar €5 atau Rp 833.670. Begitulah isi tanda peringatan yang dipasang di depan toko.
Queviures Murria di Distrik Eixample merupakan toko makanan berusia 125 tahun di Barcelona. Pertama kali dibuka pada 1898, Queviures Murria menjual produk makanan kelas atas. Seperti anggur berkualitas, daging, serta keju artisan dan menjadi salah satu toko bergaya modernista paling terkenal di Spanyol.
Fasadnya yang mencolok, interior toko yang masih terjaga keasliannya, furnitur mahoni, serta tanda dan iklan kaca 1920-an menjadikannya daya tarik yang sangat kuat untuk dikunjungi bagi ratusan wisatawan setiap hari namun tanpa melakukan pembelian.
Muak dengan gerombolan orang yang berkerumun di toko, karyawan toko tersebut awalnya bermaksud bercanda bahwa mereka harus mulai menagih biaya bagi orang-orang yang datang hanya untuk melihat dan mengambil foto. Namun kini, lelucon itu menjadi kenyataan setelah manajemen memasang tanda untuk melarang wisatawan yang ingin melihat tapi tidak membeli.
”Kunjungan hanya dengan melihat (di dalam) €5 per orang, terima kasih,” bunyi tanda tersebut.
Toni Merino, Manajer Toko Queviures Murria mengatakan hal itu mengganggu staf dan pelanggan ketika turis datang dan bahkan tidak berusaha untuk bersikap sopan.
“Mereka datang dan bahkan tidak menyapa. Kami menghitung terdapat 25 orang dalam satu jam. Sungguh membuat frustrasi karena begitu banyak turis yang mengambil foto mengatakan Saya hanya melihat dan mengganggu orang yang makan di restoran,” ujar Merino yang dikutip dari The Straits Times.
Namun akhirnya tanda tersebut berhasil. Menurut Merino, sejak itu turis berhenti datang ke toko jika hanya untuk mengambil gambar dan malah membatasi diri untuk berdiri di luar dan melihat etalase.
“Itu tidak benar-benar memberi kami uang tambahan, tetapi berhasil. Kami belum menagih siapa pun €5 karena memang bukan itu tujuannya,” ucap Merino.
Dia menambahkan, toko tidak akan menghentikan siapa pun yang menyapa staf dan dengan sopan meminta izin untuk melihat-lihat.
Queviures Murria bukan toko pertama yang mengenakan biaya kepada mereka yang datang hanya untuk melihat-lihat. Dilansir dari The Straits Times, sebuah toko buku bernama Livraraia Lello di Portugal, yang menyebut diri sebagai toko buku terindah di dunia juga mengenakan biaya €5 untuk setiap pengunjung. Tetapi jumlah tersebut dipotong dari tagihan ketika pengunjung tersebut ada yang membeli buku.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
