Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2017 | 16.15 WIB

Jika Kapal Selam Meledak Mengapa Tidak Ada Puing? Ini Penjelasannya

HARAPAN: Sebuah kapal Angkatan Laut Argentina berlabuh di pelabuhan Comodoro Rivadavia di Chubut, Argentina pada 23 November 2017. Kapal ini ikut mencari ARA San Juan yang hilang. - Image

HARAPAN: Sebuah kapal Angkatan Laut Argentina berlabuh di pelabuhan Comodoro Rivadavia di Chubut, Argentina pada 23 November 2017. Kapal ini ikut mencari ARA San Juan yang hilang.

JawaPos.com – Angkatan Laut (AL) Argentina yang awalnya menyangkal kalau sudah terjadi sesuatu yang buruk dengan kapal selam ARA San Juan akhirnya memastikan kalau suara kencang yang terdengar tiga jam setelah kapal itu terakhir melaporkan keberadaan mereka adalah ledakan.


Lantas mengapa tidak ada puing-puing yang ditemukan kalau kapal meledak di dalam air? Gustavo Mauvecin, direktur Pusat Pengobatan Hiperbarik di Mar del Plata mengatakan itu bisa saja terjadi. Kata Mauvecin, masalah hidrogen selalu menjadi problem nomor satu untuk kapal selam dengan mesin listrik.


Dijelaskan Mauvecin, San Juan memiliki 500 ton baterai timbal-asam yang melepaskan hidrogen jika ada overcharge di baterai. ”Dan hidrogen yang kontak dengan oksigen mudah meledak,” sambungnya.


Seorang mantan komandan kapal selam mengatakan kepada AFP masalah dengan baterai, seperti yang dilaporkan San Juan, dapat menyebabkan ledakan. Memang, saat kontak terakhir dengan markas, San Juan menyebutkan kalau mereka mengalami masalah baterai. Namun, kapal itu tidak mengirimkan signal darurat.


”Masalah berat dengan baterai bisa menghasilkan hidrogen. Hidrogen di atas persentase tertentu bersifat eksplosif,” kata komandan yang meminta namanya dirahasiakan. ”Itu akan meledak dengan sendirinya. Dan bila meledak, lalu apa? Semuanya hilang. Hancur,” katanya.


Sebelum mereka merilis informasi mengenai ledakan itu kepada publik, Argentina memimpin pencarian udara dan laut dengan bantuan dari beberapa negara. Antara lain Brasil, Inggris, Cile, Kolombia, Prancis, Jerman, Peru, Rusia, Amerika Serikat, dan Uruguay.(*)


Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore