
Unjuk Rasa di Honduras
JawaPos - Unjuk rasa terus berlanjut mendesak Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez untuk mengundurkan diri.
Pengunjuk rasa juga mendesak Komisi Pemilihan Nasional Honduras untuk membuat pengumuman pemenang pemilu Honduras. Pemilu Honduras bermasalah karena sebelumnya penghitungan suara memenangkan lawan politik Hernandez, namun tiba-tiba diumumkan jika pemenangnya Hernandez.
Polisi elit Honduras yang dikenal dengan sebutan Kobra, sekarang menolak untuk menghadapi pengunjuk rasa. Kobra juga menuntut segera diakhiri krisis.
Seperti dilansir Al Jazeera, Rabu, (6/12), kota-kota di Honduras saat ini melaporkan terjadi kekurangan pangan dan bahan bakar akibat unjuk rasa terus-menerus. Dikhawatirkan krisis politik semakin memburuk.
Seperti dilansir Financial Times, Polisi menolak untuk melakukan tindakan apapun terhadap para pengunjuk rasa. Meskipun jam malam yang diberlakukan pada hari Senin.
Polisi mulai mogok dan menuntut krisis diakhiri. Ini telah menyebar ke sebagian ke unit lain. Sebuah pernyataan yang memuat logo Polisi Nasional yang dibagikan di media sosial mengatakan, "Kami tak mampu melawan dan menindas warga Honduras."
Juru Bicara Kepolisian Nasional mengatakan, pihaknya tetap teguh menolak represi. Dia juga menolak tudingan Pemerintah Honduras bahwa polisi mogok hanya untuk mendapat kenaikan gaji.
"Ini bukan soal uang. Tidak ada polisi yang berkewajiban untuk melaksanakan perintah yang sewenang-wenang," ujar juru bicara tersebut.
Pemerintah Honduras memberlakukan jam malam untuk menindak unjuk rasa penuh kekerasan yang meletus setelah berhari-hari penundaan dalam mengumumkan pemenang dalam pemilihan umum 26 November.
Lawan politik Hernandez, Salvador Nasralla, seorang tokoh TV terkemuka, telah menuduh pemerintah melakukan kecurangan dalam pemilu setelah suara yang diraihnya memimpin pada awalnya, lalu tiba-tiba berbalik memenangkan Hernandez setelah serangkaian gangguan komputer misterius.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
