Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Oktober 2020 | 17.06 WIB

Hari Pertama Libur Panjang, Rest Area di Tol Jadi Simpul Kemacetan

Sejumlah wisatawan keluar dari kendaraanya menunggu kemacetan akibat pemberlakuan buka tutup jalan Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020). Tingginya antusias warga untuk berlibur di kawasan Puncak Bogor pada cuti bersama dan libur M - Image

Sejumlah wisatawan keluar dari kendaraanya menunggu kemacetan akibat pemberlakuan buka tutup jalan Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020). Tingginya antusias warga untuk berlibur di kawasan Puncak Bogor pada cuti bersama dan libur M

JawaPos.com – Hari pertama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama ditandai dengan kemacetan di jalan tol. Kepadatan di akses keluar Jakarta, terutama di jalan tol Cikampek, terjadi sejak kemarin pagi (28/10). Beberapa simpul kemacetan adalah Km 48 yang merupakan pertemuan dengan jalan tol Jakarta–Cikampek Elevated dan Km 50 dekat rest area.

Pada pukul 08.45, Jasa Marga atas diskresi kepolisian memberlakukan contraflow sejak Km 47 hingga Km 61 arah Cikampek. Contraflow dihentikan pada pukul 14.25 karena kepadatan mulai mencair.

General Manager RO 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati menuturkan, volume kendaraan di gerbang tol Cikampek Utama terpantau lancar meski terdapat kepadatan. ”Terdapat antrean tiga sampai empat kendaraan dengan jumlah gardu tol yang beroperasi maksimal,” jelas Widiyatmiko.

Berdasar catatan Jasa Marga, sekitar 147 ribu kendaraan tercatat sudah meninggalkan Jakarta. Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari beberapa gerbang tol (GT) barrier/utama. Yaitu, GT Cikupa untuk lalin arah barat menuju Merak, GT Ciawi untuk lalin arah selatan menuju Bandung, serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama untuk lalin arah timur menuju Jawa Tengah.

Mayoritas kendaraan atau 49,48 persen bergerak menuju arah timur; 28,38 persen menuju arah barat; dan 22,14 persen menuju arah selatan. ”Total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 26,4 persen jika dibandingkan dengan lalin normal,” terang Widiyatmiko.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, rest area menjadi salah satu titik kemacetan. Misalnya, di Km 57 tol Cikampek. Karena itu, rest area tersebut ditutup. ”Kami menyarankan agar masyarakat tidak mampir terlalu lama di rest area,” tutur Budi.

Kemenhub telah melakukan sejumlah upaya antisipasi kepadatan, termasuk mencegah peningkatan laju penularan Covid-19. Kemenhub memetakan tiga titik yang diprediksi mengalami kepadatan. Yakni, di tol arah ke timur, penyeberangan Merak–Bakauheni, dan bandara.

Menhub meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. ”Kemenhub bakal mengecek secara acak simpul-simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara,” ungkapnya.

Saksikan video menarik berikut: 

https://www.youtube.com/watch?v=Act-BGJqi5c

 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore