Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 15.42 WIB

Revitalisasi Madrasah Dipercepat, Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Nyaman dan Berkualitas

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Antara) - Image

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Antara)

JawaPos.com – Upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan terus dilakukan melalui perbaikan sarana dan prasarana madrasah di berbagai daerah. Salah satunya melalui program revitalisasi madrasah yang digarap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan. 

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa kualitas infrastruktur pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Fasilitas yang memadai diyakini dapat meningkatkan konsentrasi, kesehatan, serta semangat belajar para siswa. 

Salah satu proyek revitalisasi yang tengah berjalan berada di MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat. Program tersebut dilaksanakan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah yang tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan, tetapi juga bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pengajar. 

Revitalisasi mencakup berbagai pekerjaan, mulai dari pembangunan toilet baru, perbaikan atap, renovasi dinding, plafon, dan lantai, hingga pembaruan pintu serta jendela. Selain itu, instalasi listrik dan pencahayaan juga ditingkatkan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar yang lebih nyaman. Fasilitas pendukung berupa mebel turut disediakan guna mendukung kebutuhan sekolah.

Proyek revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor dikerjakan selama 210 hari dengan nilai kontrak sekitar Rp5,5 miliar. Dari lima bangunan yang direvitalisasi, empat bangunan telah selesai dan digunakan untuk kegiatan belajar, sementara satu bangunan lainnya tengah memasuki tahap penyelesaian akhir.

Program revitalisasi madrasah merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan seluruh peserta didik memperoleh akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas. 

Sepanjang 2025, Kementerian PU telah menyelesaikan rehabilitasi dan renovasi 548 madrasah yang tersebar di 26 provinsi. Sementara pada 2026, pemerintah tengah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 856 madrasah di 27 provinsi. Hingga saat ini, puluhan madrasah telah rampung dan siap dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di berbagai daerah.

Melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang lebih baik, pemerintah berharap madrasah dapat menjadi ruang belajar yang semakin representatif dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore