
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Antara)
JawaPos.com – Upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan terus dilakukan melalui perbaikan sarana dan prasarana madrasah di berbagai daerah. Salah satunya melalui program revitalisasi madrasah yang digarap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa kualitas infrastruktur pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Fasilitas yang memadai diyakini dapat meningkatkan konsentrasi, kesehatan, serta semangat belajar para siswa.
Salah satu proyek revitalisasi yang tengah berjalan berada di MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat. Program tersebut dilaksanakan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah yang tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan, tetapi juga bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pengajar.
Revitalisasi mencakup berbagai pekerjaan, mulai dari pembangunan toilet baru, perbaikan atap, renovasi dinding, plafon, dan lantai, hingga pembaruan pintu serta jendela. Selain itu, instalasi listrik dan pencahayaan juga ditingkatkan untuk menunjang aktivitas belajar mengajar yang lebih nyaman. Fasilitas pendukung berupa mebel turut disediakan guna mendukung kebutuhan sekolah.
Proyek revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor dikerjakan selama 210 hari dengan nilai kontrak sekitar Rp5,5 miliar. Dari lima bangunan yang direvitalisasi, empat bangunan telah selesai dan digunakan untuk kegiatan belajar, sementara satu bangunan lainnya tengah memasuki tahap penyelesaian akhir.
Baca Juga:Kementerian PU Bangun Paralympic Training Center Rp421,9 Miliar untuk Cetak Atlet Kelas Dunia
Program revitalisasi madrasah merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan seluruh peserta didik memperoleh akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas.
Sepanjang 2025, Kementerian PU telah menyelesaikan rehabilitasi dan renovasi 548 madrasah yang tersebar di 26 provinsi. Sementara pada 2026, pemerintah tengah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 856 madrasah di 27 provinsi. Hingga saat ini, puluhan madrasah telah rampung dan siap dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di berbagai daerah.
Melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang lebih baik, pemerintah berharap madrasah dapat menjadi ruang belajar yang semakin representatif dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022