Jalan akses pelabuhan multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu di Kabupaten Manggarai Barat, NTT. (Istimewa)
JawaPos.com - Perbaikan jalan akses pelabuhan multipurpose Peti Kemas Wae Kelambu di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditarget tuntas Desember 2025. Saat ini pekerjaannya sudah mencapai mencapai 91,94 persen. Perbaikan jalan akses pelabuhan itu diharapkan dapat mendukung Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP).
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) Dian Sovana mengatakan, proyek itu menjadi wujud kontribusi aktif Brantas Abipraya dalam mendukung Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas. "Tidak hanya itu, perbaikan menghadirkan infrastruktur yang andal untuk menunjang kelancaran logistik dan konektivitas kawasan,” ujar Dian Sovana kepada wartawan pada Selasa (30/9).
Dian Sovana menambahkan, kehadiran jalan akses baru ini ditujukan untuk meningkatkan kelancaran logistik barang dari dan menuju Pelabuhan Wae Kelambu. Selain itu untuk memperlancar arus distribusi dan memperkuat konektivitas kawasan pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
Proyek ini dimulai sejak 23 Desember 2024 dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Hingga minggu ke-38 pelaksanaan, yakni periode 5-11 September 2025, progres fisik pembangunan telah mencapai 91,94 persen. Pencapaian itu melampaui target rencana sebesar 90,11 persen.
Aadapun pekerjaan yang sudah diselesaikan mencakup rigid pavement bahu jalan, pembangunan U-ditch DS-3, LPB dan LPA, pondasi PJU, hingga pemasangan matras tipe-3 dan biji vegetasi. Saat ini, fokus pengerjaan diarahkan pada penyelesaian drainase, perkerasan jalan, serta struktur pendukung lainnya.
Dengan panjang efektif 775 meter, jalan ini diharapkan dapat memperlancar pergerakan wisatawan, mendukung tumbuhnya usaha lokal, sekaligus menyerap tenaga kerja di sekitar wilayah proyek. Hingga saat ini pembangunan telah melibatkan 138 tenaga kerja, di mana 32 orang di antaranya berasal dari masyarakat lokal.
Lebih dari 287 ribu jam kerja aman (safe working hours) juga telah tercatat, menegaskan komitmen Brantas Abipraya dalam menjaga keselamatan kerja di proyek ini. “Dengan progres pembangunan yang lebih cepat dari rencana, Brantas Abipraya optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu," terangnya.
Dia berharap kehadiran jalan itu bukan hanya sekadar proyek konstruksi, melainkan juga investasi jangka panjang untuk memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
