Bandara Kertajati yang tahun ini terpilih menjadi 1 di antara 14 embarkasi haji di tanah air.
JawaPos.com - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian membeberkan alasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, disebut salah satu PSN yang belum sukses alias "gagal".
Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Wahyu Utomo, PSN tersebut disebut gagal, lantaran setelah dibangun, pemerintah baru sadar bahwa akses menuju bandara tersebut kurang. Oleh sebab itu, saat ini pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dikebut untuk mempercepat akses ke bandara tersebut.
"Kalau sukses, contohnya MRT. Kalau yang belum sukses itu ada, contohnya Bandara Kertajati. Saya mengangkat itu karena berkaitan langsung dengan Cisumdawu. Kita harus sadari, belajar dari kasus itu, setelah dibangun baru sadar aksesnya kurang," kata Wahyu Utomo dalam acara Sewindu PSN di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (8/5). "Sehingga sekarang kita meningkatkan manfaat Kertajati dengan percepatan Tol Cisumdawu. Insya Allah Mei akhir selesai," imbuhnya.
Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan pada waktu membangun Kertajati, pihaknya hanya membangun bandara saja. Padahal, menurutnya jika ingin membangun bandara harus membangun ekosistemnya pula. Misalnya, bagaimana penginapan untuk kru penerbangan tersebut, bagaimana kesiapan wilayah menyiapkan damkar hingga hospital.
Wahyu menyebut, pembangunan Bandara Kertajati dilakukan terlalu cepat. Sementara di sisi lain, saat pembebasan tanah untuk jalan Tol Cisumdawu membutuhkan waktu yang lama. "Ini karena kecepatan, terlalu cepat sehingga ada hal yang perlu dipelajari. Kecepatan pembangunan yang tidak sama (antara Tol dan Bandara) karena pembebasan tanah jalan tol susah lama," jelasnya. "Kita belajar di Bandara Kulonprogo. Kita siapkan semua, termasuk ekosistem. Kita tetap belajar, tetapi kita yakin bahwa pembangunan infrastruktur pasti ada dampaknya dan agak sulit kalau mencari kekurangannya," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) yang menghubungkan Bandung hingga Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan beroperasi secara penuh pada akhir Mei 2023.
Basuki menyebut, jalan tol sepanjang 65 km itu nantinya akan meringkas waktu tempuh dari Bandung ke Cisumdawu menjadi hanya satu jam. (*)
Sumber foto: Dok. JawaPos.com
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022