
Mediasi antara Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf dinyatakan buntu. Pernikahan mereka yang kini berjalan di tahun ke-7 sudah tidak lagi bisa diselamatkan. (Shafa Nadia/Jawapos)
JawaPos.com - Selebgram Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf sudah resmi bercerai secara agama sejak beberapa waktu lalu. Mereka kini dalam proses perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan supaya juga sah bercerai dalam lembaran administrasi negara.
Yang menarik, muncul uang receh yang saat ini sebenarnya tidak berharga sebesar Rp 100 dalam gugatan perceraian Tasya Farasya terhadap Ahmad Assegaf. Uang receh ini sengaja dimasukkan ke dalam gugatan karena ada asal usulnya.
M. Fattah Riphat dari tim pengacara Tasya Farasya mengungkapkan bahwa Ahmad Assegaf tidak pernah memberikan nafkah kepada kliennya selama mereka menikah sampai akhirnya mereka bercerai.
"Pada materi gugatan, kami mengajukan nafkah senilai 100 rupiah mengingat selama ini klien kami merasa tidak ada nafkah diberikan selama menikah," kata Fattah Riphat di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (24/9).
Uang Rp 100 itu dimasukkan ke dalam gugatan cerai supaya Ahmad Assegaf menunjukkan tanggung jawabnya. Uang receh tersebut bukan untuk Tasya, tapi dimintakan sebagai nafkah untuk anaknya.
"Kami ajukan sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami terhadap anaknya saja senilai Rp 100 rupiah. Kalau uang Rp 100 tidak juga dipenuhi, kami tak tahu lagi harus gimana," katanya.
Tasya Farasya melayangkan gugatan cerai terhadap Ahmad Assegaf pada 12 September 2025 lalu. Dia menggugat cerai karena uang perusahaan diduga digelapkan oleh pria yang menikahinya pada 2018 silam.
Tasya Farasya kecewa berat pada oria yang selama ini sangat dipercaya, ternyata malah tega melakukan tindakan tidak terpuji. Dia merasa kepercayaan yang diberikan dikhianati.
Seperti diketahui, Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf menikah pada 18 Februari 2018 silam di The Ritz-Carlton, Jakarta. Pernikahan mereka digelar mewah berlangsung selama 7 hari berturut-turut.
Dari pernikahan ini, Tasya Farasya dianugerahi dua orang anak masing-masing bernama Maryam Eliza Khair dan Hasan Isa Assegaf.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
