Choi Siwon Super Junior dikritik netizen usai beri tribut untuk Charlie Kirk. (Instagram/@siwonchoi)
JawaPos.com - Kontroversi kembali menyeret nama Choi Siwon, anggota grup legendaris Super Junior, setelah dirinya menuai sorotan publik akibat unggahannya yang memberikan penghormatan kepada tokoh Amerika, Charlie Kirk.
Melansir laman Allkpop, pada 12 September lalu, Siwon akhirnya menuliskan klarifikasinya melalui platform penggemar Bubble untuk menjawab perdebatan yang ramai di dunia maya.
Dalam pesannya, ia mengatakan bahwa banyak diskusi muncul terkait tindakannya memberi tribut kepada Kirk.
Ia menegaskan alasannya dengan mengatakan, “Dia adalah seorang Kristen, seorang ayah, dan seorang suami. Apa pun pandangan politiknya, tetap menyedihkan bahwa ia harus kehilangan nyawa karena kekerasan senjata api ketika sedang memberikan kuliah di depan banyak mahasiswa. Itulah alasan saya memberi penghormatan kepadanya.”
Meski sudah memberikan penjelasan, netizen justru semakin ramai mengkritiknya. Banyak yang menilai Siwon bersikap tidak konsisten dan selektif dalam menunjukkan empati.
Kritikan terutama muncul karena Siwon merupakan Duta Besar Regional UNICEF dan ia hanya memilih memberi penghormatan kepada Charlie Kirk, sementara ia tidak melakukan hal serupa untuk para korban di Palestina dan penembakan massal lainnya, termasuk anak-anak sekolah di Amerika yang menjadi korban tragedi serupa.
Baca Juga: Di Film Forbidden Fairytale, Park Ji Hyun, Choi Siwon, dan Sung Dong Il akan Beradu Akting
Selain itu, sebagian besar netizen juga mengungkit rekam jejak kontroversi Siwon sebelumnya.
Ia pernah menuai kecaman karena dianggap menolak gerakan pro-demokrasi di Hong Kong, serta pernah menyukai atau membagikan konten yang menentang pernikahan sesama jenis. Hal ini membuat publik semakin meragukan motif dari unggahannya kali ini.
Komentar-komentar pedas pun membanjiri forum online Korea. Beberapa di antaranya menyebut:
“Kalau dia juga berduka saat anak-anak di Palestina dan sekolah jadi korban penembakan, mungkin aku bisa paham. Tapi ternyata tidak.”
“Kalau alasannya bukan politik, pasti karena agama.”

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
