Mobil rantis Brimob yang diduga melindas driver ojol sampai meninggal. (Istimewa)
JawaPos.com - Dokter Tirta turut berduka atas meninggalnya Affan Kurniawan usai dilindas mobil Brimob Polri, tadi malam (28/8). Dia sangat sedih melihat video yang viral di media sosial memperlihatkan detik-detik mobil rantis melindas dengan keji Affan yang ada di depannya tanpa ampun.
Dokter Tirta menyerukan siapapun pelakunya agar dihukum sesuai aturan yang berlaku. Menurut pria yang cukup lantang berbicara dalam sejumlah kesempatan, tak ada kompensasi yang dapat membuat impas atas dosa kemanusiaan hilangnya nyawa kecuali menyeret semua pelaku yang terlibat dalam proses penegakan hukum.
"Permintaan maaf aja nggak cukup. Jujur aja. Karena mengendarai mobil baja gitu, dengan kecapatan tinggi ke arah kerumunan itu sudah sangat nggak masuk 'akal sehat'. Bukti videonya jelas. Gak mungkin itu masuk blindspot," ungkap dokter Tirta melalui unggahannya di akun media sosial X.
Dia tak habis pikir apa yang ada di otak pelaku sampai tega melindas orang tak berdosa dengan mobil taktis rantis Brimob Polri di tengah kerumunan massa Demo. Menurut dokter Tirta, pelaku yang melindas Affan Kurniawan sungguh sangat kejam.
"Semoga hal ini segera diinvestigasi. Karena kejadian pelindasan itu sangat-sangat kejam. Bayangin aja mobil segede itu dibuat lindas orang, mana nggak berhenti pula. Apa esensinya nabrakin massa pakai mobil segede itu. Jujur lihat videonya, serem banget itu," katanya
Dokter Tirta berdoa keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah dan ujian yang tentu saja sangat berat bagi mereka.
"Semoga keluarga korban yang tabah ya. Turut berduka sekali lagi," kata dokter Tirta.
Diketahui, terjadi insiden dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (28/8) malam. Seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri.
Dalam video yang beredar, mobil rantis Brimob Polri melanju dengan cukup cepat di tengah kerumuman massa demo. Mobil itu seolah tak peduli dengan orang yang ada di depannya. Mobil yang merupakan fasilitas negara itu melindas driver ojol dan tidak lama kemudian ia meregang nyawa.
Kejadian itu mendapat atensi dari 3 jenderal polisi. Mereka adalah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, dan Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim. Mereka dengan cepat menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, tadi malam.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
