Namun beberapa tahun ini, ada penipuan baru dengan tingkat kerugian yang lebih besar, yaitu penipuan saat membeli tiket konser dari media sosial.
Biasanya, pelaku (scam) akan menjual tiket konser artis yang sedang ramai dibicarakan dan yang menjadi targetnya adalah pembeli yang gagal karena sudah kehabisan tiket dari web resmi penjualan.
Kasus penipuan menjual tiket konser, kebanyakan dialami penggemar dari musisi asing yang akan datang ke Indonesia. Contoh kasus penipuan konser musisi luar negeri diantaranya, Coldplay atau musisi K-Pop seperti, BLACKPINK, NCT, Seventeen dan masih banyak lagi.
Berikut cara agar terhindar dari penipuan saat membeli tiket konser di media sosial.
- Pastikan Akun Penjual Asli
Ada banyak cara, untuk mengetahui akun tersebut asli atau hanya dibuat saat ingin menjual tiket. Cek postingan sebelumnya akun tersebut, seberapa aktif akun tersebut di media sosial.
Periksa juga, seberapa sering akun tersebut melakukan interaksi dengan akun lain. Jangan mudah tertipu dengan akun baru yang menawarkan tiket, tepat saat tiket habis terjual.
- Jangan Cepat Terpancing
Ini merupakan faktor yang paling banyak ditemui, saat tiket yang dijual di situs resmi habis. Para calon pembeli yabg tidak dapat tiket akan beralih ke media sosial, untuk mencari penjual dengan kategori kelas yang diinginkan.
Sabar dan teliti dalam memilih penjual merupakan kunci, agar calon pembeli tidak tertipu. Cari penjual secara perlahan, jangan mudah tergiur dengan harga standar atau QN yang dengan digit kecil tanpa bukti.
QN (Queue Number) atau nomor antrian, qn digunakan agar penonton bisa masuk kedalam venue sesuai urutan dan lebih tertib.
- Jangan Tergiur Harga
Jika penjual menjual tiketnya dengan harga yang lebih murah dari harga asli, saatnya pembeli curiga. Dengan alasan apapun, biasanya penjual akan mengambil sedikit keuntungan kecuali penjual memiliki double tiket di kategori kelas yang sama.
Harga yang tidak masuk akal atau penjual akan melakukan lelang untuk menjual tiketnya. Sebaiknya pembeli perlu menghindarinya, walaupun memiliki dana yang sesuai dengan yang ditawarkan.
Tiket yang dijual mahal, tidak menjamin tiket tersebut asli.
- No Picture, Hoax
Beberapa penjual ada yang hanya menawarkan tiket melalui postingan tanpa bukti foto transaksi, itu patut dicurigai. Ada juga penjual yang menjual tiket dengan menyertakan bukti pembelian tiket.
Tapi pastikan jika bukti tersebut memang miliknya, dengan memeriksa apakah credit yang digunakan memang punya penjual. Bisa jadi, penjual menutupi credit yang sudah dibuat orang lain.
- KTP Penjual
Saat ini, penipu bisa menggunakan ktp siapapun untuk memberikan bukti. Cara yang bisa digunakan ialah, coba untuk mencocokan nama email atau nama pembeli dengan ktp yang sudah diberikan sebagai bukti.
Jika berbeda, ada indikasi penjual mengambil foto tiket dari akun yang berbeda-beda atau mengambil contoh dari Google dan dari media sosial lain sebagai bukti.
- Melakukan Video Call
Walaupun terkesan tidak sopan, saat melakukan video call pembeli jadi bisa melihat wajah penjual. Tidak lupa meminta izin terlebih dahulu untuk merekam atau mengambil foto sebagai bukti.
Jika penjual bersedia melakukan video call, minta untuk bukti lain seperti membuka dari tiket dari email miliknya atau mencocokan tiket dengan dengan ktp miliknya.
- Orang Dalam atau Dapat Jatah
Modus ini sering digunakan di dalam grup komunitas dan tersebar dari mulut ke mulut. Hal ini juga perlu diwaspadai, karena para penjual tersebut kebanyakan hanya memberikan bukti lewat screenshot chat, yang tidak terjamin kebenarannya.
Tidak semua penyelenggara bisa memberikan tiket yang cuma-cuma untuk orang dalam. Ada kuota tertentu yang diberikan, biasanya untuk sponsor, tamu undangan atau media yang diajak bekerja sama.
- Bertemu Secara Langsung
Ini merupakan salah satu cara yang paling aman untuk menghindari penipuan. Biasanya, yang menjual tiket akan menjual karena alasan personal atau penjual memiliki tiket lebih.
Lebih baik, penjual dan pembeli melakukan transaksi saat sudah bertemu. Saat ini, banyak promotor konser yang akan membuka penukaran tiket lebih awal dari hari konser dimulai.
Pembeli bisa memanfaatkannya untuk bertemu langsung, pada saat penjual menukarkan tiket. Jika penjual tidak bisa datang, buat kesepakatan dengan penjual mengenai pembayaran dan cara penukaran di hari tersebut.
Kunci dari membeli tiket selain di web official yang ditunjuk adalah berhati-hati dan tidak panik.
Karena modus penipuan semakin beragam serta semakin cerdik, dalam memainkan emosi para calon pembeli yang membutuhkan tiket.